
Aktivitas penyeberangan di lintasan Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang terus menunjukkan perkembangan. (Istimewa)
JawaPos.com - Penumpukan kendaraan yang hendak menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk terjadi pada H-5 Lebaran 2026. Lonjakan mobilitas pemudik yang ingin menyeberang sebelum penutupan saat Hari Raya Nyepi membuat antrean kendaraan mengular panjang di jalur menuju pelabuhan.
Data Posko Gilimanuk mencatat, selama 24 jam pada 16 Maret 2026, total kendaraan yang menyeberang mencapai 23.025 unit. Angka ini memang sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu, namun tetap menunjukkan tingginya tekanan arus kendaraan di lapangan.
Dari jumlah tersebut, kendaraan roda dua masih mendominasi dengan 14 ribu lebih unit, diikuti kendaraan roda empat sekitar 6 ribu unit. Sementara itu, truk logistik tercatat lebih dari seribu unit dan bus mendekati seribu unit yang turut mengangkut penumpang mudik.
Menariknya, meskipun total kendaraan turun dibandingkan tahun lalu, jumlah bus justru mengalami lonjakan signifikan. Hal ini mengindikasikan pergeseran sebagian masyarakat ke moda transportasi massal untuk menghindari kepadatan ekstrem di jalur darat.
Di sisi lain, tingginya volume kendaraan yang tetap mendekati puluhan ribu unit per hari membuat antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk sulit dihindari. Apalagi, pergerakan kendaraan juga dipengaruhi aktivitas di jalur utama seperti SPBU dan rest area yang memperlambat laju arus.
Selama periode H-5, tercatat sebanyak 251 trip kapal dioperasikan dari Pelabuhan Gilimanuk untuk melayani penyeberangan ke Ketapang. Intensitas perjalanan yang tinggi ini menjadi upaya operator untuk mengimbangi lonjakan kendaraan yang datang hampir tanpa henti.
Tak hanya kendaraan, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa juga mencapai 76.495 orang dalam sehari. Secara tren, angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang puncak mudik.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H-5, total kendaraan yang telah menyeberang mencapai hampir 98 ribu unit, sementara jumlah penumpang menembus lebih dari 309 ribu orang. Kenaikan ini mempertegas bahwa arus mudik tahun ini tetap tinggi meski di tengah berbagai tantangan perjalanan.
Sementara itu, arus sebaliknya dari Jawa ke Bali terpantau jauh lebih landai. Jumlah kendaraan yang menyeberang hanya sekitar 3.500 unit pada periode yang sama, menunjukkan dominasi pergerakan dari Bali menuju Jawa menjelang Lebaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022