
Siswi SMK di Cimahi yang berjualan kacang saat bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (YT Kang Dedi Mulyadi)
JawaPos.com - Di sudut Kota Cimahi, Jawa Barat, pemandangan seorang siswi berseragam putih abu-abu menjajakan kacang goreng menjadi cerita yang menghangatkan hati. Namanya Ana Derahma, pelajar SMK Wiraswasta jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
Di sela kesibukan belajar, ia memilih berdiri menawarkan dagangannya demi satu tujuan: membantu orang tua dan membayar biaya sekolahnya sendiri.
Kisah Ana mulai ramai dibicarakan setelah videonya berjualan kacang goreng dalam balutan seragam sekolah viral di media sosial. Langkah kecilnya menarik perhatian banyak orang, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Ana kemudian diundang bertemu langsung di Lembur Pakuan, tempat yang kerap menjadi ruang dialog antara pemimpin dan warganya.
Di hadapan gubernur, Ana bercerita lugas tentang kesehariannya. Ia tak setiap hari berjualan, melainkan tiga kali dalam sepekan. Dari hasil jualannya, ia bisa mengantongi sekitar Rp 1,2 juta per bulan.
Uang itu bukan untuk jajan atau bersenang-senang, melainkan untuk membayar SPP sebesar Rp 200 ribu per bulan dan sebagian lagi ia tabung untuk kebutuhan sekolah.
“Uangnya buat apa?” tanya Dedi Mulyadi dalam pertemuan yang diunggah di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, dikutip Jumat (13/2).
“Untuk bayar SPP Rp200 ribu (per bulan),” jawab Ana mantap.
Jawaban sederhana itu justru memantik kekaguman. Di tengah keterbatasan ekonomi karena ayahnya bekerja sebagai petani, Ana memilih tidak menyerah pada keadaan. Ia tak malu berjualan, meski harus berdiri menawarkan kacang goreng setelah pulang sekolah. Baginya, membantu orang tua adalah bentuk tanggung jawab, bukan beban.
Dedi Mulyadi pun memuji kegigihan siswi tersebut. “Hebat,” ucapnya singkat. Bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, ia bahkan memborong kacang goreng yang dijual Ana.
“Aku gak akan ngasih uang, aku mau pesen kacang yang sudah jadi,” kata Dedi.
Ia membeli kacang goreng itu dengan harga di atas biasanya, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras Ana, bukan sekadar belas kasihan.
Bagi Ana, momen itu menjadi suntikan semangat. Siswi yang bercita-cita menjadi polisi perempuan (Polwan) tersebut mengaku bersyukur dagangannya diborong. Uang hasil penjualan akan kembali ia gunakan untuk biaya sekolah dan menabung demi masa depan.
Tak berhenti di situ, Dedi Mulyadi juga ikut mempromosikan usaha kecil Ana. Ia menyebut kacang goreng tersebut bisa dipesan melalui akun Instagram @anade.rahma, membuka peluang agar lebih banyak orang mendukung perjuangan siswi tangguh itu.
Di akhir pertemuan, gubernur menyampaikan pesan untuk anak-anak Jawa Barat agar tidak mudah menyerah pada kondisi ekonomi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022