Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 02.18 WIB

Gubernur Jabar Izinkan Sekolah Terdampak Abu Anak Krakatau Gelar Pembelajaran Daring

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi/(Istimewa). - Image

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi/(Istimewa).

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengizinkan sekolah di wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau untuk menerapkan sistem pembelajaran secara daring mulai Senin (7/9).

Kebijakan tersebut ditujukan bagi wilayah yang mengalami intensitas sebaran abu vulkanik cukup tinggi, seperti Bogor dan Sukabumi serta daerah lainnya.

"Sehubungan dengan semakin meningkatnya sebaran abu vulkanik yang disebabkan erupsi Gunung Anak Krakatau. Kami sampaikan wilayah-wilayah yang intensitas debunya tinggi seperti Bogor dan Sukabumi serta daerah lain yang memang ada intensitas sebaran abu vulkaniknya tinggi," ujar Dedi dikutip dari Akun Instagramnya @dedimulyadi71, Minggu (6/9).

Dedi mengatakan, kepala sekolah dapat mengambil keputusan untuk menerapkan pembelajaran secara daring dari rumah masing-masing.

Ia menyebut, keputusan tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kepala sekolah diminta mempertimbangkan tingkat sebaran abu vulkanik di wilayah masing-masing sebelum menerapkan pembelajaran daring.

"Sekali lagi kepada kepala sekolah bisa mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan kondisi di lapangan agar sistem pembelajaran dilaksanakan secara daring di rumahnya masing-masing," pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore