
Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Arif Mahari di Mapolda Kepri. (Laily Rahmawaty/Antara)
JawaPos.com–Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Ditreskrimsus Polda Kepri) meminta klarifikasi dari Gustian Riau. Dia Adalah ASN di Disperindah Kota Batam selaku pelapor video bermuatan asusila.
Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Arif Mahari mengatakan, segera melayangkan surat permintaan klarifikasi terhadap Gustian Riau selaku pelapor.
”Kami segera mengirimkan surat undangan permintaan klarifikasi kepada yang bersangkutan (Gustian Riau) untuk kami dalami pengaduannya,” kata Arif seperti dilansir dari Antara di Polda Kepri, Senin (5/1).
Dia menjelaskan, sudah menerima laporan pengaduan masyarakat (LPM) atau Yanduan dari Gustian Riau pada Senin, 29 Desember 2025. Dalam laporan pengaduan itu, Gustian Riau mengadukan terkait video yang tersebar luas di masyarakat dan foto-foto, atau terkait siber. Laporan tersebut masih bersifat pengaduan, sehingga penyidik masih perlu mendalaminya untuk dilakukan penyelidikan.
”Belum jadi laporan polisi, masih pengaduan, jadi masih pendalaman,” ujar Arif Mahari.
Dia menyebut, masih melakukan komunikasi intensif dengan pelapor Gustian Riau, untuk mendalami kebenaran video tersebut. Pengaduan ini belum menjadi laporan polisi karena belum lengkap dokumennya, termasuk ponsel yang bersangkutan belum diserahkan untuk dilakukan pendalaman.
”Yang bersangkutan belum melengkapi laporannya, belum memberikan ponselnya,” ungkap Arif Mahari.
Arif mengatakan, tidak ingin gegabah dan menerapkan kehati-hatian dalam menangani kasus ini karena menyangkut pejabat pemerintahan. Dia menegaskan, Gustian Riau mengadukan soal video yang diduga dirinya beredar di masyarakat, tidak terkait pemerasan.
”Karena pengakuannya belum ada menyetorkan uang tersebut,” tandas Arif.
Terkait video itu adalah hasil rekayasa digital, Arif mengatakan, hal itu perlu diteliti dan memerlukan ponsel dari yang bersangkutan. Namun hingga pengaduan itu dilayangkan, Gustian Riau belum menyerahkan ponselnya.
”Makanya kami segera minta klarifikasi yang bersangkutan, pekan ini surat undangan kami layangkan,” tutur Arif.
Sebelumnya diberitakan beredar video bermuatan asusila berdurasi 23 detik yang menampilkan percakapan panggilan video antara Gustian Riau dengan seorang perempuan. Dalam video tersebut, orang yang diduga Gustian Riau menampilkan bagian bawah celanannya kepada perempuan tersebut.
Pemerintah Kota Batam telah mengambil sikap tegas terkait beredarnya video bermuatan asusila yang diduga melibatkan Gustian Riau. Dia menonaktifkan dari jabatan sebagai Kepala Disperindag Kota Batam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022