
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo kunjungi pabrik garmen di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. (Istimewa)
JawaPos.com-Ribuan buruh di Kabupaten Pemalang akhirnya tersenyum kembali. Hal itu lantaran pabrik garmen yang dipimpin Wong Hang Bersaudara resmi beroperasi.
Mengusung tema peresmian Menjahit Harapan Kembali, menandai kembalinya harapan para pekerja yang sempat terputus. Peresmian operasional parbrik tu juga disaksikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, pada Jumat (19/12).
Pabrik tersebut kini telah menyerap 1.300 karyawan yang merupakan warga lokal, dengan target mencapai 1.500 karyawan pada akhir 2025. Selain pabrik garmen, Wong Hang Bersaudara juga memiliki beragam unit usaha yang mencakup pabrik sepatu, konstruksi dan mebel, MEP & K3, serta IT dan advertising.
“Visi dan misi kami sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, yakni membuka lapangan kerja, memperkuat produksi dalam negeri, membangun kemandirian bangsa, mengindonesiakan produk-produk lokal, serta membawa produk asli Indonesia ke mata dunia,” kata salah satu pemilik Wong Hang Bersaudara, Alfindra Amanda dalam keterangannya, dikutip Sabtu (20/12).
Dalam rangka mendukung penciptaan lapangan pekerjaan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkomitmen untuk memberikan kemudahan perizinan bagi para pelaku usaha. Dia menegaskan bahwa investasi merupakan prioritas utama di wilayah Jawa Tengah.
“Untuk mendukung iklim investasi yang kondusif, kami menjamin keamanan penuh dengan memastikan tidak adanya praktik premanisme serta memberikan kemudahan perizinan melalui sistem satu pintu (one gate system) guna menghilangkan birokrasi yang berbelit-belit,” kata Ahmad Luthfi.
Upaya tersebut, kata dia, telah membuahkan hasil dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang tercatat mencapai 5,37 persen, melampaui rata-rata nasional.
“Fokus utama pemerintah provinsi adalah mendorong industri padat karya guna menyerap tenaga kerja secara masif, serta memperkuat peran sekolah vokasi dan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mencetak sumber daya manusia yang kompetitif dan siap bekerja di pabrik-pabrik seperti milik Wong Hang Bersaudara,” tambah Ahmad Luthfi.
Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menekankan bahwa institusi Polri memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal garis kebijakan Presiden untuk menyejahterakan masyarakat dan buruh. Dia menyoroti pentingnya ketersediaan logistik dasar, seperti pakaian dan sepatu, bagi personel yang bertugas di lapangan.
“Keberadaan industri garmen domestik seperti Wong Hang Bersaudara sangat penting untuk memastikan kebutuhan dasar operasional, mulai dari baju hingga sepatu, dapat terpenuhi dengan cepat tanpa kendala logistik yang berarti,” ujar Dedi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022