
Para prajurit TNI mendistribusikan bantuan kepada korban terdampak bencana di 3 provinsi di Sumatera dengan berjalan kaki menuju lokasi yang tidak bisa diakses kendaraan bermotor. (Puspen TNI)
JawaPos.com - Distribusi bantuan korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) masih terus berjalan. Para prajurit TNI bergerak ke berbagai lokasi untuk memastikan korban terdampak bencana mendapat bantuan. Termasuk ke daerah yang tak bisa disentuh menggunakan kendaraan. Para prajurit itu berjalan kaki belasan hingga puluhan kilometer.
Pada Sabtu pekan lalu (6/12), prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 122/Tombak Sakti dan Yonif 125/Simbisa berjalan kaki ke Dusun Lapan Lombu, Kelurahan Nauli, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut. Lebih kurang 40 prajurit mendistribusikan bantuan sambil melaksanakan patroli pascabencana. Untuk mencapai dusun tersebut dari Desa Parkisaman, butuh waktu 3 jam lebih.
Sepanjang perjalanan itu, puluhan prajurit tersebut mendapati 20 titik longsor yang menghambat perjalanan. Meski Dusun Lapan Lombu masih teraliri listrik, namun korban terdampak bencana di lokasi itu kesulitan mendapat air bersih. Para korban juga masih disibukkan dengan pencarian korban hilang di beberapa titik seperti Aek Mompang dan Mardame.
Untuk memudahkan distribusi bantuan pada kesempatan berikutnya, prajurit TNI bersama masyarakat setempat menyiapkan landing zone yang bisa digunakan oleh helikopter. Sehingga logistik dan bantuan korban bencana bisa disalurkan melalui jalur udara. Berdasar data, di lokasi itu terdapat lebih dari 4.300 jiwa. Tersebar di Nauli, Naga Timbul, dan Madame.
”Kami juga menggunakan pasukan jalan kaki. Manakala daerah tersebut berdasarkan pertimbangan taktis maupun teknis kami harus menggunakan jalan kaki, kami laksanakan jalan kaki. Begitu juga supaya semua titik-titik dapat tercapai secara paralel, selain menggunakan jalur udara, laut, darat (menggunakan kendaraan bermotor),” ungkap Wakil Kepala Pusat Penerangan (Puspen) TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi.
Tidak hanya di Tapanuli Tengah, di Aceh Tengah para prajurit TNI dikirimkan membawa bantuan ke beberapa titik dengan cara berjalan kaki. Pada Senin (8/12), prajurit TNI AD dari Batalyon Teritorial Pembangunan harus berjibaku melalui medan yang berat untuk mendistribusikan bantuan ke Desa Pame dan Desa Lut Jaya. Para prajurit itu membawa bantuan makanan, obat, vitamin, dan kebutuhan lain.
”Selain di Aceh, kami juga menyampaikan bahwasanya di wilayah Kodam XX, dalam hal ini Kodim 0305/Pasaman, juga melaksanakan jalan kaki menuju masyarakat terdampak yang kami dapat informasi dari media sosial (belum mendapat bantuan). Kami dapat informasi itu dan kami segera menuju ke sana,” imbuhnya.
Personel yang dikerahkan sebanyak 10 orang dengan jarak tempuh sejauh 15 kilometer. Lokasi itu dicapai dengan berjalan kaki menyeberangi sungai dan jalan berlumpur. Masing-masing prajurit berjalan kaki belasan kilometer dengan membawa 15 kilogram bantuan. Sehingga total keseluruhan bantuan yang dibawa sebanyak 150 kilogram.
”Besar harapannya dalam waktu sesingkat-singkatnya ataupun secepatnya, semua masyarakat dapat dibantu oleh prajurit TNI. Tentunya kami juga tetap berkoordinasi dengan kementerian lain, organisasi-organisasi lain yang mempunyai tujuan yang sama dengan kita seluruhnya, membantu penanggulangan bencana yang ada di 3 provinsi tersebut,” jelas dia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
