
BNPB memperbarui data korban meninggal dunia di Kabupaten Agam, Sumbar. Pada Sabtu (29/11) sebanyak 74 korban meninggal dunia sudah terdata di Kabupaten Agam. (BNPB)
JawaPos.com - Berbagai bencana alam seperti tanah longsor hingga banjir melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Hal ini memicu kondisi darurat kemanusiaan.
Warga di Jorong Silungkang, Kampung Aua dan Kampung Lansek, Nagari Tigo Koto Silungkang, melaporkan dirinya telah empat hari kesulitan mendapatkan makanan akibat akses terputus dan dugaan ketidakadilan penyaluran bantuan.
Bahkan, keluhan masyarakat semakin mencuat setelah permintaan beras dari warga disebut-sebut ditolak oleh Wali Nagari Tigo Koto Silungkang. Alasannya, penyaluran bantuan diprioritaskan ke Nagari Salareh Aia terlebih dahulu.
Akhirnya, kebijakan ini memicu keprihatinan mendalam di tengah kondisi warga yang telah berhari-hari menahan lapar.
“Tolong Ketua, warga Silungkang, Kampung Aua, dan Kampung Lansek sudah empat hari tidak makan,” ujar Winda seperti dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Senin (12/1).
Winda sendiri merupakan warga yang menegaskan bahwa alasan prioritas bantuan tak bisa diterima lantaran kebutuhan dasar warga belum terpenuhi. Dia pun mempertanyakan alasan pemilahan itu.
“Ndak bisa lah kalau warga Koto Alam diprioritaskan, sedangkan kita di kampung sendiri tidak makan,” katanya, menyebut jalan ke wilayah mereka sudah terputus total.
Bahkan, kesulitan warga telah mencapai titik yang prihatin. Warga lainnya di Jorong Silungkang, Puji, mengungkapkan bahwa pihaknya kini terpaksa bertahan hidup dengan apapun yang tersedia.
“Alhamdulillah, meski tidak ada kayu, meski tidak ada api, ubi masih bisa dimakan mentah. Alhamdulillah masih ada yang bisa kami makan,” ujarnya.
Bahkan, warga lainnya turut mempertanyakan lambatnya respons pemerintah and nagari. “Apa harus ada yang meninggal dulu baru dibantu?,” ucap seorang warga.
Sementara itu, Camat Palembayan, Sabirun, merespons aduan warga dengan janji untuk segera menindaklanjuti. “Makasih infonya, akan kita bilang ke Wali Nagarinya,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Reza Syafdefianti, turut menegaskan bahwa pihaknya segera mengingatkan persoalan ini. “Kami akan ingatkan masalah ini,” ujarnya singkat.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
