
Kondisi wilayah Supiturang, Pronojiwo, Lumajang Pasca erupsi Gunung Semeru. Warga meminta pemerintah membuat Sudetan agar lahar tak meluber ke permukiman. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku dicurhati oleh warga terdampak saat mengunjungi posko pengungsian bencana Erupsi Gunung Semeru di SD Negeri 4 Supiturang.
Mereka meminta pemerintah segera membuat Sudetan sebagai jalur pengalihan aliran sungai. Agar ketika Gunung Semeru kembali Erupsi, laharnya tak meluber ke permukiman setempat.
"Tadi kita di Supiturang, ada tokoh masyarakat yang ingin dibukakan sudetan. Ini kita juga sudah mengkoordinasikan dengan tim PU Bina Marga Pusat, kemudian dari Badan Jalan, dari BNPB," tutur Khofifah, Jumat (21/11).
Saat meninjau Jembatan Besuk-Kobokan, Khofifah melihat aliran lahar masih mengalir deras di Sungai Gladak Perak.
Ia juga berharap sudetan bisa segera dibangun untuk mengurangi risiko awan panas guguran (APG).
"Sehingga kalau ada APG gitu ya awan panas guguran dalam intensitas tertentu. Diharapkan kalau sudetan itu bisa segera dilakukan, maka relatif luberan itu tidak berisiko bagi masyarakat sekitar," ucapnya.
"Pokoknya kita lakukan antisipasi, mitigasi dan semua harus berseiring dengan kewaspadaan masyarakat. Sama-sama kita mengintegrasikan apa yang bisa memberikan efektivitas demi penyelamatan masyarakat," lanjut Khofifah.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan perlunya pembangunan sudetan untuk mengalihkan aliran sungai, sehingga limpasan material dari Semeru tidak lagi mengarah ke permukiman warga.
"Sudetan untuk di area Sumbersari (Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang) di mana ada sungai di situ. Kalau tidak ada sudetan, maka limpasannya akan keluar (ke pemukiman)," tutur Gatot singkat.
Terjadi Erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11) pukul 14.13 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu mencapai 2.000 meter di atas puncak atau 5.676 MDPL.
Awan panas berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut. Erupsi terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi sekitar 16 menit 40 detik.
BPBD Kabupaten Lumajang melaporkan ada dua kecamatan yang terdampak, yakni Pronojiwo dan Candipuro. Data sementara, sebanyak 956 warga mengungsi, 21 rumah rusak parah, dan 124 hewan ternak mati.
Para pengungsi tersebar di sejumlah lokasi, di antaranya SD 04 Supiturang, Balai Desa Oro-oro Ombo, Masjid Ar-Rahman, SD Sumberurip 02, Rumah Kepala Desa Sumbernujur, dan Kantor Kecamatan Candipuro.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
