Tarman, pengantin viral dengan mahar Rp 3 miliar saat ijab kabul. (Instagram @feedgramindo).
JawaPos.com-Aparat kepolisian di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim) memastikan bahwa kakek Tarman yang menikahi seorang gadis asal Kecamatan Bandar tidak melarikan diri.
Polres Pacitan telah mendatangi rumah mempelai perempuan yang bernama Sheila Arika di Desa Jeruk, dan mendapat informasi bahwa pasangan suami-istri (pasutri) yang viral menikah dengan mahar cek Rp 3 miliar itu tengah berbulan madu.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan bahwa jajarannya telah lebih dulu mengambil langkah preventif sebelum isu tersebut mencuat di media sosial (medsos). Menurut Ayub, monitoring sudah dilakukan jauh sebelum pernikahan Tarman dengan Sheila ramai menjadi perbincangan warganet. Langkah itu dilakukan dengan maksud mengantisipasi bila terjadi tindak pidana. Sehingga polisi bisa bergerak cepat.
Pernikahan antara Tarman, 74, dengan Shela Arika, 24, di Pacitan viral di mesia sosial karena mahar cek senilai Rp 3 miliar. Kepala Desa belum pastikan keaslian cek itu. (Istimewa)
"Sebelum berita ini ramai, kami sudah memetakan potensi tindak pidana dan berkoordinasi dengan Polres Wonogiri,’’ terang Ayub dikutip dari pemberitaan Radar Madiun pada Sabtu (10/11).
Polres Pacitan melalui kapolsek Bandar, bersama lurah, bhabinkamtibmas, dan babinsa setempat sudah mendatangi rumah keluarga Sheila. Mereka mencari tahu kebenaran informasi yang beredar dan berkembang di media sosial. Hasilnya, polisi mendapat kabar bahwa Tarman dan Sheila tengah berbulan madu usai melangsungkan pernikahan. Pasutri itu bahkan sempat video call dengan jajaran Polres Pacitan untuk memastikan kabar Tarman melarikan diri tidak benar.
”Kami memastikan langsung informasi yang beredar bahwa mempelai pria, Tarman, dikabarkan kabur. Ternyata tidak benar. Berdasarkan keterangan keluarga, keduanya sedang berbulan madu di Purwantoro, Wonogiri,’’ kata dia.
Menurut Ayub, pihak keluarga juga tidak mempersoalkan mahar cek Rp 3 miliar dari Tarman. Bagi mereka, tidak ada hal yang merugikan dari mahar tersebut. Meski telah mengambil langkah untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana, Ayub mengingatkan agar masyarakat dan warganet juga menghargai privasi Tarman, istri, dan keluarganya. Dia menekankan bahwa asas praduga tak bersalah dan penghormatan terhadap ranah privat tidak kalah penting untuk dijaga.
’’Polisi menjaga nama baik keluarga, termasuk hak saudara Tarman untuk berubah dan tidak didiskriminasi sebagai mantan narapidana,’’ ujarnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022