
Ilustrasi Desa wisata di Sumba Timur. (Maps/Yusuf Paulus)
JawaPos.com-Desa Patawang di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, kini berstatus desa mandiri. Tiga tahun mereka menjalankan program pemberdayaan berbasis lingkungan, Hijau Manise.
Program ini dinilai berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi warga serta memperbaiki kondisi sosial dan lingkungan desa. Ketua Umum Indonesia Social Sustainability Forum (ISSF) Sudarmanto mengatakan, status baru Patawang menandai perubahan signifikan dalam indeks pembangunan desa di kawasan timur Indonesia.
“Pada 2022, Patawang masih berstatus desa berkembang. Kini menjadi satu-satunya desa mandiri di Sumba Timur,” ujar Sudarmanto dalam laporan penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2025.
Program Hijau Manise awalnya berfokus pada penghijauan dan konservasi lahan kering di Sumba Timur. Namun kegiatan itu kemudian berkembang menjadi gerakan ekonomi lokal yang melibatkan masyarakat desa, sekolah, dan kelompok usaha mikro.
Sejumlah inisiatif dijalankan, seperti pembentukan UMKM Kube Maukawini di Desa Lambakara, pengembangan agrowisata Patawang, serta kerja sama dengan aparat TNI dan Polri untuk edukasi lingkungan dan keamanan kawasan.
“Melalui agrowisata, warga tidak hanya menjaga kelestarian alam, tapi juga mendapatkan tambahan pendapatan dari hasil kebun dan wisata,” kata Yulius, salah satu warga yang terlibat dalam program.
Keberhasilan program tersebut mendapat pengakuan nasional. PT Muria Sumba Manis (MSM), mitra utama dalam program Hijau Manise, meraih Gold Award dalam ajang CSR & PDB Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa PDTT dan ISSF.
Menteri Desa Yandri Susanto mengatakan, keberhasilan Patawang menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dalam membangun desa.
“Pembangunan desa tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi agar masyarakat memiliki kemandirian ekonomi dan kesadaran lingkungan,” ucap Yandri.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang membuka acara penghargaan, menekankan bahwa perubahan di tingkat desa harus dimulai dari perubahan cara berpikir. “Untuk menjadi desa maju dibutuhkan kemauan belajar dan kerja sama lintas pihak,” kata Zulhas.
Tim penilai CSR & PDB Awards menilai program Hijau Manise layak menjadi model pemberdayaan desa berkelanjutan. Sebab, berhasil menjaga konsistensi program dan keterlibatan masyarakat.
Proses verifikasi lapangan menunjukkan bahwa kegiatan tidak berhenti di seremoni, melainkan dijalankan terus-menerus oleh warga.
Komisaris MSM, Raphael R. Susanto mengatakan, keberhasilan ini menjadi dorongan untuk memperluas cakupan program ke wilayah lain di Sumba Timur.
“Keberlanjutan hanya bisa terwujud jika masyarakat ikut berperan aktif dan merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Raphael.
Kini, Patawang menjadi satu-satunya desa mandiri di Kabupaten Sumba Timur dengan peningkatan ekonomi, pendidikan, dan partisipasi masyarakat yang signifikan. Pemerintah daerah menilai model seperti ini bisa direplikasi di desa lain, terutama di kawasan yang masih tertinggal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022