
Ilustrasi aparat kepolisian saat mengamankan aksi demonstrasi ricuh di Surabaya. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Polda Jawa Timur menyayangkan rangkaian aksi demonstrasi yang berujung ricuh dan berkembang menjadi kerusuhan di sejumlah daerah, pada Jumat - Minggu (29-31/8).
Pasalnya, kerusuhan tidak hanya merusak ratusan fasilitas publik, tetapi juga melukai masyarakat sipil hingga anggota kepolisian. Beberapa korban harus mendapatkan perawatan intensif akibat luka yang dialami.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan setidaknya ada 111 masyarakat sipil, 105 anggota Polri dan 12 prajurit TNI, menjadi korban kerusuhan yang terjadi sejumlah daerah di Jatim.
"Di sini dari masyarakat sipil ada kurang lebih 111 orang. Namun sudah rawat jalan dan sudah kembali. Ada juga personil kami, dari Polri dan TNI yang menjadi korban saat mengamankan unjuk rasa," tuturnya di Surabaya, Jumat (19/9).
Nang menyampaikan bahwa gelombang demonstrasi di Jatim terjadi di 10 daerah. Termasuk di Surabaya, Sidoarjo, Malang Kota dan Kabupaten, Kediri Kota dan Kabupaten, hingga Jember.
"Saya yakin keinginan awal untuk melakukan penyampaian pendapat itu wajar. Namu kalau kita melihat kegiatan itu, bukan lagi menyampaikan pendapat sesuai aturan, tetapi sudah mengarah kepada kriminalitas," imbuhnya.
Para oknum perusuh melakukan tindakan perusakan, pembakaran, hingga penjarahan fasilitas umum, seperti pos polisi, kantor polisi, hingga gedung pemerintah. Gedung ikonik Grahadi menjadi salah satu korbannya.
"Dan ini tentunya suatu proses pembelajaran buat kita supaya tidak terulang ke depannya. Apalagi kami melihat anak-anak dibawah umur terlibat dalam peristiwa seperti ini, sangat disayangkan sekali," ujar Nanang.
Dalam kesempatan yang sama, Eks Kapolda Kalimantan Timur ini mengatakan Polda Jawa Timur bersama jajarannya telah menangkap 997 orang yang diduga sebagai pelaku dalam rentetan kerusuhan akhir Agustus 2025.
"Kami sudah mengamankan 997 orang, dengan rincian 582 orang dewasa dan 415 anak dibawah umur (HBH). Sampai saat ini, 682 orang dipulangkan dan 315 orang menjalani proses hukum," terangnya.
Adapun total kerugian yang timbul akibat kerusuhan akhir Agustus 2025 di Jawa Timur adalah Rp 256 miliar, dengan rincian Polri mengalami rugi sebesar Rp 42 miliar dan Pemerintah Daerah Rp 214 miliar.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
