Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 September 2025 | 23.29 WIB

Banjir Melanda Jembrana Bali, 2 Warga Tewas dan Ratusan Jiwa Terpaksa Mengungsi

Banjir di Jembrana, Bali, menyebabkan 2 orang meninggal dan ratusan warga mengungsi. BPBD melakukan penanganan darurat. (IG infodenpasarterkini.id) - Image

Banjir di Jembrana, Bali, menyebabkan 2 orang meninggal dan ratusan warga mengungsi. BPBD melakukan penanganan darurat. (IG infodenpasarterkini.id)

JawaPos.com - Bencana banjir di Jembrana, Bali, mengakibatkan 2 orang warga meninggal dunia. Korban tewas setelah banjir melanda salah satu daerah di Pulau Dewata pada Selasa malam (9/9). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana memastikan sudah melakukan beberapa langkah penanganan darurat atas bencana yang terjadi pasca hujan deras tersebut. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan, pihaknya sudah mendapat laporan dari BPBD di Bali pada Rabu (10/9). Menurut dia, banjir tidak hanya melanda Denpasar dan Jembrana. Melainkan juga terjadi di Gianyar dan Tabanan. 

”Data sementara yang diterima BNPB pada Rabu pukul 11.30 WIB (12.30 WITA) menyebutkan 2 warga meninggal dan 103 kepala keluarga atau 200 jiwa terdampak di Kabupaten Jembrana,” terang Abdul Muhari. 

Tidak hanya itu, sebanyak 85 warga terpaksa mengungsi di beberapa titik di wilayah Jembrana. Misalnya di Pos Balai Desa Yeh Kuning 10 jiwa, Pos Balai Banjar Yeh Kuning 10 jiwa, Musala Assidiqie 40 jiwa, dan Musala Darul Mustofa 25 sebanya jiwa. Sementara data dari Kabupaten Klungkung mencatat ada 104 kepala keluarga dengan jumlah 432 jiwa terdampak banjir.

Abdul Muhari pun merinci beberapa kecamatan terdampak banjir di Bali. Yakni 4 kecamatan di Kota Denpasar yang terdiri atas Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar Utara, Denpasar Selatan, dan Denpasar Barat. Kemudian Kecamatan Jembrana di Jembrana, Kecamatan Sukawati di Gianyar, Kecamatan Kediri di Tabanan, serta Kecamatan Dawan di Kabupaten Klungkung.  

”Menyikapi bencana tersebut, BPBD setempat masih melakukan upaya penanganan darurat. BPBD Provinsi Bali turut mendukung BPBD kabupaten dan kota untuk memastikan penanganan darurat berjalan baik,” kata dia.

Hingga laporan tersebut disampaikan kepada BNPB, banjir masih merendam sejumlah titik. Hujan juga terus turun di beberapa lokasi di Denpasar. Merujuk pemantauan potensi cuaca wilayah Bali hari ini, sampai pukul 16.00 WITA masih berpotensi turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. 

”Peringatan dini cuaca teridentifikasi berada di beberapa wilayah Bali, seperti Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, Karangasem, Buleleng dan Kota Denpasar,” jelasnya.

Atas kondisi tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk waspada terhadap ancaman bahaya hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor maupun angin kencang. Warga juga dapat memantau informasi cuaca dari sumber resmi pemerintah untuk kesiapsiagaan.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore