Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Juli 2025 | 01.13 WIB

Kapolri Kunjungi Pesantren Nurul Azhar, Bertemu Ustaz Abdul Somad dan Dengarkan Kritik

Kapolri saat bersilaturahmi ke Pesantren Nurul Azhar, bertemu Ustaz Abdul Somad dan Rocky Gerung. (Mabes Polri) - Image

Kapolri saat bersilaturahmi ke Pesantren Nurul Azhar, bertemu Ustaz Abdul Somad dan Rocky Gerung. (Mabes Polri)

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan kegiatan Sambang Petang di Pesantren Nurul Azhar, Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU), Pekanbaru, Riau. Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan santunan kepada para anak yatim dan santri dari keluarga kurang mampu yang tinggal di sekitar pesantren.

Kunjungan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Mabes Polri. Di antaranya Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, As SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dan Kapolda Riau Irjen Hery Heryawan.

Hadir pula Gubernur Riau Abdul Wahid dan Dewan Pembina YTWU, Ustaz Abdul Somad. Dalam kegiatan itu, Jenderal Sigit juga bertemu dengan akademisi Rocky Gerung yang turut hadir sebagai tamu undangan.

Kapolri menyampaikan rasa syukurnya karena dapat terus menjalin silaturahmi dengan tokoh dari berbagai latar belakang. Ia memaknai pertemuan seperti ini sebagai bentuk ikhtiar membangun komunikasi dan persahabatan lintas elemen bangsa.

"Yang jelas jujur kami merasa sangat gembira bisa bertemu dengan sahabat-sahabat dan saudara-saudara semua. Tentunya ini menjadi hal yang membahagiakan buat kami karena kami akhirnya memiliki sahabat-sahabat dan saudara baru. Dan tentunya seperti yang tadi disampaikan oleh Bang Rocky bahwa musuh satu terlalu banyak, teman 1.000 masih kurang. Jadi alhamdulillah hari ini kami mendapatkan sahabat-sahabat dan saudara baru," kata Jenderal Sigit kepada wartawan, Sabtu (12/7/2025).

Kapolri juga menegaskan bahwa Polri tetap terbuka terhadap kritik. Menurutnya, kritik adalah bagian dari proses evaluasi yang penting untuk perbaikan institusi agar bisa lebih baik dalam melayani masyarakat.

"Kami sebagai Polisi tentunya banyak perlu diperbaiki, dikritisi, dan dievaluasi. Jadi kenapa tadi saya sampaikan kalau lihat TikTok saya tersenyum sendiri karena memang buat saya kritik dan evaluasi itu bagian dari memperbaiki diri dan memperbaiki institusi," katanya.

Dalam suasana santai namun penuh makna, Kapolri disuguhi hidangan khas Melayu yang dinikmati di ruang makan asrama pesantren. Setelah itu, ia secara simbolis menyerahkan santunan kepada lima anak yatim sebagai perwakilan dari total 200 paket bantuan yang dibagikan.

Isi santunan tersebut meliputi kebutuhan pendidikan seperti tas sekolah, buku tulis, pensil, pulpen, penghapus, kotak pensil, penggaris, rautan, dan pensil warna. Bantuan ini ditujukan untuk santri Pesantren Nurul Azhar dan anak-anak dari keluarga miskin yang berada di lingkungan sekitar.

"Terima kasih atas pertemuan sore hari ini. Mudah-mudahan ini menjadi pertemuan yang terus akan melekatkan kita semua, melekatkan hati kita untuk terus bisa bersama-sama bekerja, melakukan yang terbaik untuk negeri kita tercinta ini," tutur Kapolri.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore