Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Juni 2025 | 04.14 WIB

Tim Gabungan Sudah Evakuasi 19 Korban Tewas Longsor di Gunung Kuda Cirebon

Proses evakuasi korban longsor di Gunung Kuda, Cirebon, Minggu (1/6). (Fathnur Rohman/Antara) - Image

Proses evakuasi korban longsor di Gunung Kuda, Cirebon, Minggu (1/6). (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan sudah mengevakuasi 19 korban meninggal dunia dalam peristiwa longsor di kawasan tambang Gunung Kuda Cirebon, hingga Minggu (1/6).

Komandan Korem 063/SGJ Cirebon Kolonel Inf Hista Soleh Harahap mengatakan, proses evakuasi dan pencarian korban telah dimulai sejak pukul 07.00 WIB, berdasar hasil asesmen di lapangan. Awalnya evakuasi dibagi ke dua titik yaitu worksheet A (barat) dan B (timur). Namun petugas gabungan akhirnya memfokuskan penyisiran pada worksheet A.

”Pencarian semula dilakukan di dua titik, namun difokuskan ke titik barat atau worksheet A akibat longsor susulan di wilayah timur (worksheet B),” kata Hista Soleh Harahap seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, aktivitas pencarian dilakukan dengan kombinasi alat berat dan upaya manual oleh personel gabungan. Dalam proses tersebut, terdapat dua jenazah korban yang berhasil dievakuasi setelah tertimbun material longsor sejak Jumat (30/5).

Pada pukul 13.00 WIB, kata Hista, proses evakuasi dihentikan sementara akibat longsor susulan yang terjadi beberapa kali di sektor timur.

”Kami memutuskan menghentikan sementara kegiatan di lapangan sambil menunggu asesmen lanjutan serta kedatangan alat pemantau tanah untuk memonitor potensi longsor susulan,” ujar Hista Soleh Harahap.

Dia menuturkan dengan hasil evakuasi hari ini (1/6), membuat total korban tewas yang sudah dievakuasi menjadi 19 orang. Berdasarkan data, mayoritas korban merupakan buruh atau kuli yang ikut dalam aktivitas penambangan di kawasan Gunung Kuda.

Hista berharap seluruh korban yang saat ini masih dinyatakan hilang atau tertimbun material longsor, dapat ditemukan secepat mungkin.

”Kami akan memaksimalkan pencarian setelah alat pemantau tiba. Mudah-mudahan enam korban yang belum ditemukan bisa segera kami evakuasi dalam waktu dekat,” ungkap Hista Soleh Harahap.

Berdasar data dari BPBD Jabar, berikut adalah daftar 19 korban meninggal yang telah berhasil diidentifikasi.

  1. Andri, 41, Kuningan.
  2. Sukadi, 48, Astanajapura, Cirebon.
  3. Sanuri, 47, Palimanan, Cirebon.
  4. Sukendra, Dukupuntang, Cirebon.
  5. Dendi Hirmawan, 40, Bandung.
  6. Sarwah, 36, Sumber, Cirebon.
  7. Rusjaya, 48, Palimanan, Cirebon.
  8. Rion Firmansyah, Palimanan, Cirebon.
  9. Rino Ahmadi, 28, Dukupuntang, Cirebon.
  10. Ikad Budiarso, 47, Ciwaringin, Cirebon.
  11. Toni, 46, Palimanan, Cirebon.
  12. Wastoni Hamzah, 25, Indramayu.
  13. Jamaludin, 49, Indramayu.
  14. Suparta, 42, Palimanan, Cirebon.
  15. Sakira Bin Jumair, 44, Gempol, Cirebon.
  16. Sunadi, 30, Dukupuntang, Cirebon.
  17. Sanadi Bin Darya, 47, Gempol, Cirebon.
  18. Nalo Sanjaya, 53, Dukupuntang, Cirebon.
  19. Wahyu Galih, 26, Cipanas, Cirebon.

Adapun enam korban yang masih dalam pencarian antara lain:

  1. Muniah, 45, Cikeduk, Cirebon.
  2. Sudiono, 51, Dukupuntang, Cirebon.
  3. Tono Bin Sudirman, 57, Dukupuntang, Cirebon.
  4. Dedi Setiadi, 47, Dukupuntang, Cirebon.
  5. Nurakman, 51, Dukupuntang, Cirebon.
  6. Puji Siswanto, 50, Majalengka.
Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore