
Perempuan paruh baya di Pasuruan kena peluru nyasar. (Platform X)
JawaPos.com-Nasib nahas dialami perempuan paro baya di Dusun Semendung, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Betapa tidak, saat sedang memetik daun kelor, tiba-tiba tumbang, jatuh ke tanah.
Dikira warga sekitar, terjadi kecelakaan atau karena sebab kesehatan. Ternyata eh ternyata, perempuan yang belakangan diketahui bernama Sayati, 54, itu terkena peluru nyasar.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut panik. Sayati dipangku warga untuk diberi pertolongan pertama dan air minum.
Dia diketahui mengalami luka tembak di bagian paha dan langsung dilarikan ke RSUD Grati dengan mobil pikap milik warga. Melansir Radar Bromo (Grup JawaPos), dia terkena peluru nyasar TNI AL yang sedang latihan di Dusun Semongkrong Barat, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi pukul 10.00. Saat itu korban dari rumahnya pergi ke Desa Pasinan untuk mengambil rumput, pakan ternaknya. Korban berjalan kaki dari rumahnya sejauh 300 meter.
Setelah mengambil rumput di tepi jalan itu, korban lalu mengambil sayuran kelentang yang tak jauh dia mengambil rumput. Dia mengambilnya dengan menggunakan galah.
Selesai mengambil sayur kelentang atau daun kelor, korban hendak pulang berjalan kaki. Sejauh lima meter, dia bertemu saudara kandungnya yakni Mariyono, 42, warga Desa Pasinan yang datang dengan menggunakan motor.
“Hei mau kemana. Di sini dulu ngobrol,” kata Sayati saat ditemui di RSUD Grati.
Mereka berdua lalu ngobrol. Setelah itu datanglah saudara sepupunya yakni Arsi, 50, yang juga warga Desa Pasinan, Kecamatan Lekok. Dia berjalan kaki dan posisinya saat itu juga sedang mencari rumput.
“Karena kangen. Jadi ngobrol dulu sembari berdiri,” kata korban Sayati.
Di waktu yang sama anak Arsi yakni, Ika, 19, datang mengendarai motor untuk menjemput ibunya. Dalam posisi itu, Ika juga bergabung di tepi jalan itu.
Tak lama kemudian, tiba-tiba peluru nyasar mengenai bagian paha kiri Sayati.
“Rasanya sakit Le. Saya langsung terkapar dan mau pingsan. Karena saya belum makan sebelum cari rumput. Sakit kayak digigit ular,” ucap dia kepada Jawa Pos Radar Bromo.
Korban mengaku, saat peluru menancap di pahanya, dia berusaha menutupi darahnya sembari menahan sakit. Karena sakit, dia mengaku berupaya mengeluarkan peluru itu. Saat itulah Sayati mengaku penglihatannya kabur hingga akhirnya pingsan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
