Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 20.34 WIB

Perempuan Paro Baya Tertembak Peluru Nyasar saat Memetik Daun Kelor di Pasuruan

Perempuan paruh baya di Pasuruan kena peluru nyasar. (Platform X) - Image

Perempuan paruh baya di Pasuruan kena peluru nyasar. (Platform X)

JawaPos.com-Nasib nahas dialami perempuan paro baya di Dusun Semendung, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Betapa tidak, saat sedang memetik daun kelor, tiba-tiba tumbang, jatuh ke tanah.

Dikira warga sekitar, terjadi kecelakaan atau karena sebab kesehatan. Ternyata eh ternyata, perempuan yang belakangan diketahui bernama Sayati, 54, itu terkena peluru nyasar.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut panik. Sayati dipangku warga untuk diberi pertolongan pertama dan air minum.

Dia diketahui mengalami luka tembak di bagian paha dan langsung dilarikan ke RSUD Grati dengan mobil pikap milik warga. Melansir Radar Bromo (Grup JawaPos), dia terkena peluru nyasar TNI AL yang sedang latihan di Dusun Semongkrong Barat, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi pukul 10.00. Saat itu korban dari rumahnya pergi ke Desa Pasinan untuk mengambil rumput, pakan ternaknya. Korban berjalan kaki dari rumahnya sejauh 300 meter.

Setelah mengambil rumput di tepi jalan itu, korban lalu mengambil sayuran kelentang yang tak jauh dia mengambil rumput. Dia mengambilnya dengan menggunakan galah.

Selesai mengambil sayur kelentang atau daun kelor, korban hendak pulang berjalan kaki. Sejauh lima meter, dia bertemu saudara kandungnya yakni Mariyono, 42, warga Desa Pasinan yang datang dengan menggunakan motor.

“Hei mau kemana. Di sini dulu ngobrol,” kata Sayati saat ditemui di RSUD Grati.

Mereka berdua lalu ngobrol. Setelah itu datanglah saudara sepupunya yakni Arsi, 50, yang juga warga Desa Pasinan, Kecamatan Lekok. Dia berjalan kaki dan posisinya saat itu juga sedang mencari rumput.

“Karena kangen. Jadi ngobrol dulu sembari berdiri,” kata korban Sayati.

Di waktu yang sama anak Arsi yakni, Ika, 19, datang mengendarai motor untuk menjemput ibunya. Dalam posisi itu, Ika juga bergabung di tepi jalan itu.

Tak lama kemudian, tiba-tiba peluru nyasar mengenai bagian paha kiri Sayati.

“Rasanya sakit Le. Saya langsung terkapar dan mau pingsan. Karena saya belum makan sebelum cari rumput. Sakit kayak digigit ular,” ucap dia kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Korban mengaku, saat peluru menancap di pahanya, dia berusaha menutupi darahnya sembari menahan sakit. Karena sakit, dia mengaku berupaya mengeluarkan peluru itu. Saat itulah Sayati mengaku penglihatannya kabur hingga akhirnya pingsan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore