
Terduga pelaku pembacokan terhadap Jaksa di Kejaksaan Negeri Deli Serdang ditangkap aparat Kepolisian. (Kaltim Post)
JawaPos.com - Dua pelaku pembacokan terhadap jaksa di Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Jhon Wesli Sinaga beserta stafnya Acensio Silvanof, berhasil ditangkap pihak kepolisian. Serangan terjadi saat kedua korban berada di ladang sawit di Desa Perbaungan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Sabtu (24/5).
Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumut Kombes Sumaryono mengatakan, kedua pelaku berhasil diamankan di lokasi yang berbeda dalam kurun waktu kurang dari 12 jam.
“Identitasnya, Alpa Patria Lubis dan ditangkap pada Sabtu (24/5) sekitar pukul 23.00 di Jalan Pancing, Kota Medan. Pelaku lainnya, Surya Darma ditangkap pukul 04.30 di Kota Binjai,” kata Sumaryono sebagaimana dikutip dari Kaltim Pos (Jawa Pos Group), Senin (26/5).
Sumaryono menjelaskan, kedua pelaku merupakan residivis dengan riwayat kasus pencurian disertai kekerasan. Penangkapan dilakukan setelah tim gabungan melakukan pelacakan intensif sejak laporan penyerangan diterima.
“Saat ini keduanya telah ditahan di Polda Sumut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ucapnya.
Sementara, terkait motif dari aksi kekerasan terhadap aparat penegak hukum tersebut, Sumaryono menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami latar belakang kejadian.
“Iya (masih diselidiki),” ujarnya.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan bahwa dua pegawai Kejaksaan Negeri Deli Serdang menjadi korban dugaan pembacokan. Peristiwa itu diduga terjadi saat mereka tengah berada di sebuah kebun, pada Sabtu (24/5).
Kedua korban itu di antaranya, merupakan jaksa dan satu lainnya adalah staf tata usaha. Keduanya kini sedang menjalani perawatan intensif di RS Colombia Asia, Medan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Harli Siregar membenarkan peristiwa ini.
"Iya benar, satu orang Jaksa dan satu orang Tata Usaha, sekarang sedang dirawat di RS Colombia Medan," kata Harli saat dikonfirmasi, Minggu (25/5).
Menurut informasi yang beredar, kejadian terjadi di kebun milik salah satu korban ketika sedang memanen hasil pertanian. Tiba-tiba, pelaku menyerang mereka menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka serius.
Harli mengungkapkan, motif pembacokan masih dalam penyelidikan. Namun, diduga kuat terkait dengan penanganan perkara yang tengah ditangani oleh kejaksaan.
“Kronologisnya sudah beredar luas. Kejadiannya memang di kebun korban ketika memanen, namun pembacokan itu diduga ada kaitan dengan penanganan perkara (sedang diusut),” ucapnya.
Kejaksaan Agung mengecam keras aksi kekerasan terhadap aparat penegak hukum dan menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
