Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Maret 2025 | 17.57 WIB

Berkah Hari Raya, Desa Wunut Bagikan THR Lebaran 2025 ke Seluruh Warga, Termasuk Bayi dan Lansia

Warga Desa Wunut saat mengambil THR di Balai Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Selasa (18/3/2025). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO) - Image

Warga Desa Wunut saat mengambil THR di Balai Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Selasa (18/3/2025). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

JawaPos.com - Warga Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, memadati Balai Desa Wunut untuk menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2025. Uniknya, pembagian THR ini mencakup seluruh warga tanpa terkecuali, mulai dari bayi yang baru lahir hingga lansia berusia 90 tahun.

Sebanyak 2.289 jiwa di desa ini mendapatkan THR dengan besaran Rp 200.000 per orang. Dengan jumlah penerima sebanyak itu, total dana yang dikucurkan mencapai Rp 457.800.000.

"THR ini berasal dari pendapatan unit usaha wisata Umbul Pelem yang dikelola oleh BUMDes Sumber Kamulyan. Ini sudah tahun ketiga kami membagikan THR kepada warga," ujar Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistya, Selasa (18/3/2025), dilansir Radar Solo (Jawa Pos Group).

Tahun sebelumnya, THR dibagikan berdasarkan Kepala Keluarga (KK) dengan nominal Rp 400.000 per KK. Namun, tahun ini sistemnya diubah agar setiap individu mendapatkan bagian, yakni sebesar Rp 200.000 per orang.

"Kami ingin semua warga merasakan manfaat dari wisata desa ini. Bahkan bayi yang baru lahir tetap mendapat THR, selama sudah terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) Desa Wunut," jelas Iwan.

Menariknya, THR ini diberikan secara merata tanpa melihat latar belakang ekonomi. Warga dari berbagai kondisi finansial, baik yang berkecukupan maupun kurang mampu, menerima nominal yang sama.

Meski demikian, Pemerintah Desa Wunut sebelumnya telah menyalurkan bantuan zakat senilai Rp 600.000 per orang kepada 200 warga miskin pada awal tahun. Bantuan ini ditujukan untuk memastikan warga yang benar-benar membutuhkan mendapatkan dukungan lebih besar.

Keberhasilan pengelolaan Umbul Pelem sebagai objek wisata unggulan Desa Wunut menjadi faktor utama di balik inisiatif pembagian THR ini. Iwan Sulistya berharap, dengan rencana pengembangan destinasi wisata baru di desa tersebut, jumlah THR yang dibagikan bisa meningkat di tahun-tahun mendatang.

"Kami ingin memastikan usaha wisata desa terus berkembang. Jika pendapatan meningkat, tentu jumlah THR yang dibagikan ke warga juga bisa bertambah," tambahnya.

Dengan adanya program ini, Desa Wunut menjadi contoh sukses dalam memanfaatkan potensi wisata desa untuk kesejahteraan warganya. Model pemberdayaan ekonomi berbasis wisata ini pun semakin memperkuat solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore