Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Mei 2024 | 13.45 WIB

Pankreas Bocah 11 Tahun Asal Lamongan Pecah, Diduga Didorong Teman di Sekolah

Cs, 36, warga Kecamatan Karanggeneng, mendatangi Mapolres Lamongan, Kamis (2/5). - Image

Cs, 36, warga Kecamatan Karanggeneng, mendatangi Mapolres Lamongan, Kamis (2/5).

JawaPos.com–AR, bocah berusia 13 tahun asal Lamongan, Jawa Timur, tak bisa mewujudkan mimpi di masa akan datang. Putri dari CS itu harus meregang nyawa setelah diduga pankreasnya pecah.

Dilansir dari Radar Lamongan Jawa Pos Group, CS melaporkan dugaan itu kepada Polres Lamongan, Jawa Timur. CS didampingi Mardi, kerabatnya, di Mapolres Lamongan, Jawa Timur.

Menurut Mardi, AR didorong salah seorang temannya saat upacara bendera. ”Kejadian pada bulan Februari lalu, tepatnya pada tanggal 19, korban jatuh,” tutur Mardi.

Mardi menyebutkan, informasi yang didapat, AR dibawa ke puskesmas lalu dirujuk ke RS Muhammadiyah Lamongan. Kemudian, AR kembali dirujuk ke RSUD Soetomo Surabaya.

AR mengalami pankreas pecah. AR meninggal pada 11 Maret. Saat ini, kata Mardi, pihak keluarga masih menunggu itikad baik dari terduga yang mendorong AR.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Andi menjelaskan, laporan itu dipelajari lebih dulu. ”Nanti, kami akan pelajari,” terang Andi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore