Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Maret 2024 | 14.50 WIB

Menteri PUPR Targetkan Penanganan Banjir Sumbar Tuntas Dalam Dua Pekan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau penanganan pasca bencana banjir di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. - Image

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau penanganan pasca bencana banjir di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

JawaPos.com–Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan penanganan bencana banjir di Sumatera Barat (Sumbar) tuntas dalam dua pekan.

”Saya ditugasi Bapak Presiden untuk melakukan langkah penanganan bencana banjir di Sumatera Barat. Kementerian PUPR bertanggung jawab untuk pemulihan sarana prasarana umum, terutama jalan dan air bersih,” ujar Basuki seperti dilansir dari Antara, Selasa (12/3).

Dia menambahkan, pembersihan dan perbaikan konektivitas di Jalan Raya Padang-Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, ditargetkan rampung seluruhnya dan kembali normal dalam waktu dua minggu ke depan. Saat ini, jalur Lintas Barat Sumatera dari Bengkulu-Painan hingga Padang telah terbuka dan bisa dilalui kendaraan roda 4, namun material longsoran dan rumah warga terdampak masih dalam tahap pembersihan.

Basuki juga mengatakan, dari 12 kabupaten yang terdampak banjir, menurut informasi Gubernur Sumbar, ada lima yang parah dan yang terparah ada di Kabupaten Pesisir Selatan.

”Pada jalur ini utamanya ada objek vital Pertamina, yang tidak boleh terputus rantai distribusinya ke kabupaten/kota lain, termasuk ke Pelabuhan Teluk Bayur Padang dan pengangkutan CPO dari Bengkulu. Untuk itu saya minta dalam seminggu ini kondisi jalan yang terdampak longsor sudah bersih semua,” terang Menteri Basuki.

Kemudian untuk penanganan longsor di tepi sungai yang mengikis badan jalan nasional, Menteri Basuki mengatakan, telah menugaskan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat bersama para kontraktor untuk melakukan penanganan dengan memasang dinding penahan tebing (sheetpile).

”Terutama di titik-titik rawan longsor untuk dapat segera ditangani dalam dua minggu ke depan. Jalan yang rusak juga segera kembali diaspal, sehingga dalam dua minggu kondisi daerah sudah kembali bersih dan normal,” ujar Menteri Basuki.

Kementerian PUPR melakukan investigasi pada 8 jembatan gantung di Kabupaten Pesisir Selatan yang rusak akibat banjir.

”Kami akan survei jembatan gantung tersebut, apakah perlu diganti karena rusak berat atau bisa diperbaiki. Sedangkan untuk penanganan rumah warga yang rusak masih menunggu hasil pendataan dari BNPB,” papar Basuki.

Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana, Menteri PUPR menginstruksikan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumbar segera menyiapkan sumur bor untuk air bersih warga. Selain itu, untuk membantu Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memulihkan kondisi layanan jaringan air bersih Kota Painan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar meninjau penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore