
Petugas PUPR berfoto di jalan nasional Geumpang-Pameu yang putus akibat banjir bandang dan longsor, di Pameu Aceh Tengah (5/12). (ANTARA/Dok pribadi)
JawaPos.com-Akses jalan nasional dari Geumpang Kabupaten Pidie menuju Pameu Kabupaten Aceh Tengah sudah dapat dilalui kendaraan roda empat pascabencana banjir dan longsor Aceh, tetapi belum berhasil menembus Kota Takengon (ibu kota Aceh Tengah).
"Sampai hari ini, alhamdulillah sudah mulai lancar dari ruas jalan Geumpang - Pameu Kecamatan Rusip Antara," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Provinsi Aceh, Chandra Irawan saat dikonfirmasi dari Banda Aceh, Jumat.
Tetapi, kata dia, untuk akses jalan selanjutnya dari Pemeu ke Genting Gerbang menuju Simpang Uning Takengon belum dapat dilewati karena banyaknya jalan ambles dan putus.
"Serta, beberapa jembatan terputus, sehingga sampai saat ini kami masih terus berusaha untuk membuka akses jalan agar bisa tembus ke Kota Takengon," ujarnya.
Dalam proses pengerjaan, kata Candra, sejauh ini mereka masih terkendala BBM, apalagi masih terdapat beberapa titik longsoran yang harus dibersihkan agar akses jalan di kawasan tersebut kembali lancar.
Untuk proses pengerjaan, pihaknya terus berupaya mempercepat, dan diusahakan dalam dua pekan ke depan bisa menembus Kota Takengon.
"Dua minggu kita usahakan bisa akses ke Takengon. Mohon dukungan dan doa dari semuanya," kata Candra.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir melaporkan bahwa hingga hari ini masih terdapat 82 titik longsor di jalur menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah, sehingga membuat pendistribusian logistik masih sulit.
“Pada saat posisi di KM 21, masih ada 82 titik longsor. Artinya menuju Bener Meriah bukan hal mudah, sehingga dibutuhkan kerja keras semua tim, terutama penggunaan alat berat, supaya proses pembersihan dan pembuatan kembali jalan tersebut segera selesai," demikian M Nasir.
Berdasarkan data sementara dari Posko Tanggap Darurat Aceh per 4 Desember pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 442 titik jalan dan 224 titik jembatan mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan longsor di Aceh. (*)

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
