
Satlantas Polresta Sidoarjo mengingatkan bahaya penggunaan odong-odong. (Radar Sidoarjo)
JawaPos.com - Satlantas Polresta Sidoarjo berkomitmen untuk terus menegakkan aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan.
Oleh sebab itu, pihak kepolisian mengimbau kepada kepada masyarakat Sidoarjo agar tidak mengoperasikan odong-odong di jalan raya.
Dikutip dari Radar Sidoarjo pada Sabtu (23/12), Kompol Indra Budi Wibowo selaku Kasat Lantas Polresta Sidoarjo mengingatkan kepada masyarakat terkait penggunaan odong-odong di jalan raya.
Ia menyampaikan bahwa odong-odong dilarang untuk beroperasi di jalan raya, karena dinilai sangat membahayakan, khususnya bagi masyarakat yang menumpang kendaraan tersebut.
Indra mengaku pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, agar para siswa tidak menggunakan odong-odong pada kegiatan sekolah.
"Karena sebelumnya sudah banyak kejadian. Gara-gara naik odong-odong terjadi kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia," ungkapnya.
Sebelumnya, sudah pernah terjadi kasus kecelakaan yang melibatkan odong-odong tercebur ke sungai di Desa Tambak Sumur, Kecamatan Waru.
Hingga akhirnya, sopir odong-odong tersebut dinyatakan bersalah, diproses secara hukum dan ditetapkan jadi tersangka.
"Untuk di Sidoarjo sendiri masih dalam tahap sosialisasi. Kita tidak berjalan sendiri, juga dibantu oleh Dishub," jelas Indra.
Hingga saat ini, pihak Satlantas Polresta Sidoarjo masih dalam tahap memperingatkan dan mengimbau untuk tidak mengoperasikan odong-odong.
Indra juga menyebutkan bahwa sudah banyak pengguna odong-odong yang diberikan sosialisasi terkait bahayanya apabila dioperasikan di jalan raya.
"Odong-odong hanya boleh beroperasi di kawasan pariwisata. Namun, jika sampai mengangkut (penumpang) di jalan raya, wilayah perkotaan, protokol itu tidak dianjurkan karena sangat membahayakan," tegas Indra.
Lebih lanjut, Kasat Lantas Polresta Sidoarjo memaparkan, setelah semuanya sudah disampaikan, pada awal tahun nanti pihaknya akan melakukan penindakan bagi yang masih melanggar.
Larangan penggunaan odong-odong tersebut mengacu pada Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022