Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Desember 2023 | 00.52 WIB

Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di KBB Bertambah Jadi Lima Orang

Kecelakaan antara kereta pengumpan (feeder) Whoosh relasi Padalarang-Bandung dengan mobil di perlintasan sebidang tidak terjaga tepatnya di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. - Image

Kecelakaan antara kereta pengumpan (feeder) Whoosh relasi Padalarang-Bandung dengan mobil di perlintasan sebidang tidak terjaga tepatnya di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

JawaPos.com–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat Kota Cimahi, Jawa Barat, mencatat korban kecelakaan lalu lintas kereta pengumpan (feeder) Whoosh di Kabupaten Bandung Barat yang menabrak sebuah mobil bertambah satu orang. Sehingga, jumlah korban meninggal menjadi lima orang.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Cibabat Cimahi Lina Muliani mengatakan, tambahan satu korban tersebut setelah mendapatkan perawatan intensif dan meninggal pada pukul 08.55 WIB. ”Dari informasi kecelakaan lalu lintas ini, korban meninggal bertambah satu orang menjadi lima korban meninggal dunia,” kata Lina seperti dilansir dari Antara, Jumat (15/12).

Lina menjelaskan, saat ini masih terdapat satu korban luka-luka yang menjalani perawatan dengan kondisi mengalami cedera di bagian kepala. ”Untuk korban sendiri yang masih dalam perawatan itu tergolong dengan cedera kepala berat,” ujar Lina Muliani.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan, kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api tidak terjaga di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (14/12), itu masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

”Kita masih akan melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP), apakah ada yang melarang mobil untuk tidak melintas dulu, kita akan dalami lebih lanjut,” kata Aldi.

Aldi menambahkan, kejadian tersebut berawal saat kereta feeder sedang melaju sekitar pukul 12.43 WIB. Di saat bersamaan, terdapat juga mobil yang hendak lewat dan sempat terseret sejauh 500 meter dari titik perlintasan kereta api.

Dia mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan PT KAI untuk mendalami kejadian tersebut guna mengantisipasi agar kecelakaan seperti ini tidak terjadi kembali.

”Nanti kami akan koordinasi dengan KAI terkait hal ini, agar ke depannya jangan sampai terjadi korban-korban lagi,” terang Aldi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore