
Petugas mengevakuasi jenazah mahasiswi Universitas Brawijaya Malang yang meloncat dari lantai 12 kampus.
JawaPos.com - Mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Malang tewas bunuh diri di kampus setelah loncat dari lantai 12 pada Kamis (14/12). Insiden tersebut terjadi di kampus sekitar pukul 10.35 WIB.
Dilansir dari Radar Kudus (Jawa Pos Group), salah satu mahasiswa UB yang berada di lokasi kejadian mengatakan saat itu ia sedang ujian di lantai 4. Tiba-tiba ia mendengar ada suara seperti benda jatuh sangat keras.
"Ada suara kayak benda jatuh, kayak buk gitu, keras sekali. Kita pikir itu pot atau benda apa yang jatuh, ternyata infonya ada yang bunuh diri," katanya.
Ia pun mendapatkan pesan berantai di grup WhatsApp angkatan yang menyebut ada peristiwa bunuh diri seorang mahasiswi dari lantai 12 gedung perkuliahan. Sedangkan ada beberapa petugas kepolisian berpakaian nondinas juga telah berdatangan.
Kepolisian masih menggali informasi di lokasi kejadian. Sementara aparat keamanan internal kampus juga terlihat berjaga di sekitar area lobi Gedung Filkom (Fakultas Ilmu Komputer). Jenazah mahasiswi telah dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk keperluan identifikasi sekitar pukul 13.15 WIB.
Pihak kampus juga tengah menyelidiki identitas diduga mahasiswi Universitas Brawijaya Malang tersebut. Sementara, Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengungkapkan identitas mahasiswi tersebut.
Kompol Danang Yudanto membenarkan kejadian bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan dengan cara loncat dari lantai 12 kampus. Kompol Danang menyebutkan identitas korban diketahui berinisial LD, 24, warga Desa Kepuharjo, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kompol Danang Yudanto menyatakan korban pernah masuk terdaftar mahasiswi di Fakultas MIPA UB. Namun, korban mengundurkan diri karena sakit. "Korban mengundurkan diri pada tahun 2019 karena mempunyai penyakit depresi," katanya.
Danang menjelaskan dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh tim Inafis dan keterangan para saksi, diduga korban sengaja melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 12 ke lantai 4 gedung Fakultas Ilmu Komputer.
Hal itu didukung adanya bukti pendukung di antaranya ditemukan sejumlah barang-barang milik korban yang berada di lantai 12. "Di tangan korban juga terdapat bekas luka sayatan baru pada tangan kiri korban (bagian nadi). Diduga bekas luka tersebut beberapa hari yang lalu, sehingga sebelum peristiwa tersebut terjadi sudah ada muatan dari korban untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri," pungkas Kompol Danang Yudanto.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
