Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2023 | 20.05 WIB

Bupati Sidoarjor Siagakan BPBD dalam Menghadapi Bencana di Beberapa Titik Rawan

Anggota dari BPBD Sidoarjo terus siaga untuk antisipasi bencana. (Radar Sidaorjo) - Image

Anggota dari BPBD Sidoarjo terus siaga untuk antisipasi bencana. (Radar Sidaorjo)

JawaPos.com – Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, menyiagakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo dalam menghadapi segala kemungkinan terjadinya bencana. 

Mengingat Sidoarjo ini termasuk daerah rawan bencana hidrometeorologi, seperti bencana angin puting beliung, banjir rob (air laut pasang), dan bencana banjir karena tingginya curah hujan. 

Dilansir dari Radar Sidoarjo, Kamis (14/12), sejumlah skema pun disiapkan untuk mengantisipasinya, salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi, edukasi, dan mitigasi pengurangan risiko bencana ke masyarakat serta membentuk Desa Tangguh dan Sekolah Tangguh. 

“Sosialisasi pengurangan risiko bencana ke desa-desa yang ada di Kabupaten Sidoarjo dilakukan, terutama desa yang rawan bencana, di antaranya desa yang dekat dengan muara laut, seperti beberapa desa di wilayah Kecamatan Tanggulangin, Sedati, Jabon, dan Buduran yang rawan berpotensi terjadinya banjir rob,” jelas bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu. 

Ia juga mengatakan jika pihaknya telah membentuk 16 Desa Tangguh dan 84 Sekolah Tangguh yang tersebar di 18 kecamatan. 

Tak hanya membentuk Desa Tangguh dan Sekolah Tangguh, langkah berikutnya yang saat ini tengah dilakukan, yaitu sosialisasi ke masyarakat tentang mitigasi pengurangan risiko bencana. 

“Tujuan dibentuknya Desa Tangguh ini agar masyarakat dapat mandiri dalam pencegahan dan penanganan bencana di daerahnya. Kemudian BPBD akan mendampingi,” kata Gus Muhdlor. 

Dwijo Prawito selaku Kepala BPBD Sidoarjo menyampaikan bahwa selain sosialisasi, ada beberapa skema lainnya yang sudah disusun, yaitu dengan mendirikan Posko Siaga Darurat Penanganan Dampak Bencana Hidrometeorologi dengan jumlah relawan sekitar 50 orang. 

“Posko siaga sudah disiapkan selama 24 jam, sehingga nantinya apabila ada laporan bencana alam dengan cepat relawan kami bisa langsung datang ke lokasi kejadian,” ungkap Dwijo. 

BPBD Sidoarjo sudah maping titik-titik lokasi yang diprediksi akan terjadi bencana, di antaranya lokasi-lokasi rawan bencana banjir atau genangan, seperti Kecamatan Waru, Sedati, Gedangan, Porong, Tanggulangin, Jabon, Taman, Krian, serta titik lokasi di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) yg ada di Kabupaten Sidoarjo. 

Kemudian, lokasi-lokasi rawan puting beliung yang ada di seluruh wilayah Sidoarjo serta Lokasi banjir rob yang ada di wilayah Sedati, Buduran, Tanggulangin, dan Jabon. 

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore