Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Oktober 2023 | 04.41 WIB

Buntut Kerusuhan di Muntilan, 6 Kendaraan Roda Dua yang Dibakar Diamankan Polresta Magelang

Bupati Magelang Zaenal Arifin ketika turun lokasi bentrok di Muntilan, Minggu (15/10/2023) sore.

JawaPos.com– Baru-baru ini terjadi kerusuhan yang melibatkan dua kelompok besar di Muntilan, Kabupaten Magelang, pada Minggu (15/10) kemarin. Bentrok ini mengakibatkan sejumlah motor habis dibakar serta dua rumah warga dan satu Panti Asuhan yang mengalami kerusakan.

Melansir dari Radar Magelang (Jawa Pos Grup) pada Senin (16/10) fasilitas umum yang dirusak merupakan Panti Asuhan Yatim Putri Aisyah, dan dua rumah warga, yakni rumah Untoro dan Budiyanto. Kerusakan itu berupa kaca jendela pecah akibat lemparan batu.

Menindaklanjuti peristiwa ini, Kapolresta Magelang Kombespol Ruruh Wicaksono menyampaikan, pada kejadian kemarin pihaknya masih dalam tahap mengamankan barang bukti terlebih dahulu yang nantinya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk sementara kami masih belum melakukan pemeriksaan saksi. Namun, semalam kita fokus untuk menjaga kondusifitas terlebih dahulu,” ungkapnya.

Selain itu, Ruruh menegaskan untuk pendataan sementara yang masuk ke kepolisian terdapat enam kendaraan yang dibakar oleh massa. Dan sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan untuk kerusakan yang dialami warga.

Ia menuturkan, pihaknya akan melakukan evaluasi lebih lanjut terkait konvoi-konvoi di Kabupaten Magelang. Baik dari segi pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga pengkondisian.

Saat ditanya mengenai kronologi awal penyebab kerusuhan ini, Ruruh menerangkan, awal mula kejadian ini berawal usai pelaksanaan kegiatan bertajuk Banteng Metu Kandang yang digelar di Lapangan drh Soepardi, Sawitan, Minggu (15/10). Dengan jumlah massa sekitar puluhan ribu orang.

Setelah kegiatan ini berlangsung, dan hendak pulang. Saat melewati Palbapang menuju Muntilan. Rombongan ini melintas lewat daerah Batikan, Pabelan, Kecamatan Mungkid. Dimana pada saat melintas, terdapat sejumlah warga yang tengah menyaksikan rombongan tersebut. Belum diketahui pasti alasannya, tapi merasa terprovokasi, Laskar PDIP mendatangi warga itu.

“Mungkin terjadi miss komunikasi di lokasi tersebut, sehingga terjadilah gesekan dengan warga yang diduga berasal dari ormas GPK,” pungkasnya.

Saat itulah, aksi pelemparan batu hingga menggunakan benda lainnya tidak dapat dihindari. Motor warga pun dirusak. Bentrokan mulai memanas. Dan bentrokan ini mulai merembet hingga Muntilan, Kabupaten Magelang.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore