Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Oktober 2023 | 14.51 WIB

Dua Kelompok Bentrok di Muntilan, Sejumlah Motor dan Rumah Warga Rusak

Salah satu bangkai motor yang menjadi korban perusakan dalam bentrok dua kelompok di Muntilan, Kabupaten Magelang. - Image

Salah satu bangkai motor yang menjadi korban perusakan dalam bentrok dua kelompok di Muntilan, Kabupaten Magelang.

JawaPos.com–Bupati Magelang Zaenal Arifin merasa prihatin dengan kejadian bentrok atau gesekan dua kelompok di Muntilan. Massa melakukan perusakan dan mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

”Atas nama pemerintah daerah bersama forkompimda, kami prihatin dengan kejadian ini. Kami duduk bersama Kapolresta dan Dandim bersama dua kelompok yang diindikasikan ada masalah ini,” kata Bupati Zaenal Arifin seperti dilansir dari Antara di Magelang.

Dalam gesekan dua kelompok tersebut, mereka saling melempar batu hingga benda tumpul lainnya. Mereka melakukan perusakan terhadap motor dan rumah warga.

Kondisi tersebut bisa diurai setelah beberapa jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam aksi anarkis tersebut. Namun, ada sejumlah motor yang menjadi korban atas insiden itu.

Bupati mengatakan, pihaknya melakukan mediasi, membantu penyelesaian persoalan itu sehingga dicapai kata sepakat.

”Sekali lagi kami prihatin dengan kejadian ini. Kami akan fasilitasi untuk melakukan mediasi agar peristiwa-peristiwa seperti ini tidak terulang di Kabupaten Magelang,” ujar Zaenal Arifin.

Kabupaten Magelang, lanjut dia, selama ini dikenal sejuk dan damai. Dengan kejadian itu, menjadi tidak elok, bahkan beritanya sudah sampai ke mana-mana.

”Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengendara yang terganggu dengan kejadian ini. Semoga tidak terjadi lagi ke depannya,” ucap Bupati Zaenal Arifin.

Dia menambahkan, akan dilakukan pendataan kerusakan-kerusakan yang belum diketahui. Pemerintah daerah harus menjamin keselamatan dan melindungi semuanya.

”Nanti pemerintah daerah akan memfasilitasi untuk penyelesaian apa pun bentuknya sehingga clear nanti tidak ada masalah-masalah dan persoalan-persoalan lagi di lingkungan kita,” ucap Zaenal Arifin.

Kepala Polresta Magelang Kombespol Ruruh Wicaksono menjelaskan, kejadian bermula saat kegiatan suatu kelompok di Kabupaten Magelang mulai pagi hingga pukul 15.00 WIB.

”Setelah kegiatan selesai, saat pulang, salah satu kelompok bersinggungan dengan kelompok lain. Kemudian ada kesalahpahaman hingga terjadi gesekan di lapangan,” terang Ruruh Wicaksono.

Namun, Kapolresta menegaskan, malam tadi (15/10) sudah bisa diselesaikan. Pihaknya membantu proses mediasi.

”Kerusakan masih kami data, korban jiwa tidak ada, dan korban luka belum ada laporan,” ujar Ruruh Wicaksono.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore