
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Tanhana Dharma Mangrva dari Polda Jatim pada Hari Bhayangkara ke-77.
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Tanhana Dharma Mangrva dari Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) pada Hari Bhayangkara ke-77. Penghargaan tersebut diserahkan Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto saat upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-77 di halaman Gedung Negara Grahadi, Sabtu (1/7).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Gubernur Khofifah yang aktif membantu tugas kepolisian di berbagai bidang. Sehingga, berdampak positif terhadap organisasi Polri dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap korps kepolisian.
”Alhamdulillah, terima kasih Pak Kapolda Jatim, penghargaan Tanhana Dharma Mangrva ini adalah salah satu bentuk apresiasi dari Pak Kapolda atas sinergitas yang selama ini telah dijalankan di antara Forkopimda di Jawa Timur,” Kata Gubernur Khofifah.
Gubernur menjelaskan, sinergitas di antara seluruh stakeholder harus terus dijalankan dan diperkuat. Sinergitas mampu menjadi kekuatan yang bisa menjaga kondisi Jawa Timur terus kondusif.
”Kondusivitas yang terus terjaga mampu membuat segala sektor yang ada bisa maju dan berkembang. Kalau kondisinya aman dan kondusif, pendidikan maju, kesehatan terjamin, aktivitas perekonomian berjalan lancar. Sekaligus, perindustrian dan investasi juga tidak terhambat, semua dalam kondisi baik,” jelas Khofifah.
Menurut dia, kondusivitas Jawa Timur harus terus dijaga dengan memperkuat sinergitas. Sebab, menjaga stabilnya seluruh aspek kehidupan dan memastikan semua berjalan dengan baik adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Selain Gubernur Khofifah, penghargaan Tanhana Dharma Mangrva juga diberikan Kapolda Jatim kepada Ketua DPRD Jatim, Pangdam V/ Brawijaya, Kajati Jatim, Pangkoarmada II, Kalanti Jatim, Wali Kota Malang, Wali Kota Blitar, Bupati Bojonegoro, Ketua DPRD Kota Malang.
Tak hanya menerima penghargaan, Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasi berupa lencana Penghargaan Jer Besuki Mawa Beya Perak kepada Direskrimsus Polda Jatim Kombespol Farman dan Direskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto. Penghargaan tersebut diberikan berdasar Surat Keputusan Gubernur Jatim No 188/281/KPTS/013/2023 yang diberikan atas dedikasi tinggi dalam upaya pencegahan praktik perdagangan orang dan atas keberhasilan pengungkapan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Jawa Timur.
”Pada hari Bhayangkara ke-77, Kami juga memberikan apresiasi lencana Jer Basuki Mawa Beya Perak kepada Direskrimsus dan Direskrimum Polda Jatim atas keberhasilan mengungkap TPPO,” ucap Khofifah.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto menyampaikan, upacara Hari Bhayangkara digelar di Gedung Negara Grahadi dimaksudkan untuk menunjukkan kepada masyarakat bentuk kedekatan dan keeratan hubungan Forkopimda di Jawa Timur.
”Kegiatan di Grahadi ini diharapkan bisa menunjukkan ke masyarakat kolaborasi seluruh jajaran stakeholder forkopimda. Serta, keeratan kedekatan kita dalam membangun satu sinergitas bersama dalam mengatasi setiap isu kamtibmas di Jawa Timur,” kata Toni Harmanto.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
