Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 September 2022 | 17.58 WIB

Sejumlah KA Alami Keterlambatan akibat KA Kahuripan Tertabrak Truk

Sejumlah perjalanan kereta api lintas selatan Jawa terlambat akibat KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong tertabrak truk di KM 363+6/7 di Kabupaten Cilacap - Image

Sejumlah perjalanan kereta api lintas selatan Jawa terlambat akibat KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong tertabrak truk di KM 363+6/7 di Kabupaten Cilacap

JawaPos.com–Perjalanan sejumlah kereta api lintas selatan Jawa mengalami keterlambatan akibat KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong tertabrak truk di KM 363+6/7 petak jalan antara Jeruklegi-Kawunganten.

”Berdasar laporan dari petugas Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) bahwa KA Kahuripan (PLB 283B) relasi dari Stasiun Blitar-Kiaracondong telah tertemper (tertabrak) truk di perlintasan sebidang pada dini hari tadi (13/9), pukul 00.50 WIB,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto Krisbiyantoro seperti dilansir dari Antara di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (13/9).

Peristiwa tersebut terjadi, lanjut dia, karena petugas perlintasan lalai tidak menutup pintu perlintasan ketika KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong hendak melintas. Sehingga, kecelakaan tidak dapat dihindarkan.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, kondisi truk yang menabrak KA Kahuripan tersangkut di kolong bagian depan lokomotif. Sehingga lokomotif tidak dapat digerakkan.

Dia menjelaskan, masinis segera melakukan tindakan penanganan cepat dengan berkoordinasi ke Pusat Pengendali Operasi KA (Pusdalopka) Daop 5 Purwokerto untuk meminta penggantian lokomotif dan evakuasi truk.

”Tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut mengakibatkan perjalanan sejumlah kereta mengalami kelambatan yang cukup lama serta menimbulkan kerugian material. Kami PT KAI (Persero) mohon maaf sebesar-besarnya atas keterlambatan yang terjadi kepada seluruh pelanggan KA yang terdampak,” tutur Krisbiyantoro.

Lebih lanjut Krisbiyantoro mengatakan, berdasar informasi dari Pusdalopka Daop 5 Purwokerto pada Selasa (13/9) pukul 06.30 WIB, beberapa perjalanan kereta api yang mengalami keterlambatan antara lain KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong posisi di Stasiun Gandrungmangun lambat 340 menit. Selanjutnya, KA Mutiara Selatan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng posisi di Stasiun Kroya lambat 288 menit, KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung posisi di Stasiun Cipari lambat 292 menit, KA Parcel Selatan posisi di Stasiun Sidareja lambat 221 menit.

Kemudian, KA Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong-Kutoarjo posisi di Stasiun Gandrungmangun lambat 234 menit, KA Malabar relasi Malang-Kiaracondong posisi di Stasiun Lebeng lambat 237 menit, KA Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong posisi di Stasiun Jeruklegi lambat 207 menit.

KA Kahuripan  relasi Kiaracondong-Blitar posisi di Stasiun Sidareja lambat 156 menit, KA Parcel Selatan posisi di Stasiun Maos lambat 150 menit, dan KA Serayu  relasi Pasarsenen-Kiaracondong-Kroya-Purwokerto posisi di Stasiun Cipari lambat 72 menit.

”Dari kejadian tersebut, kami sangat menyayangkan sopir truk yang tidak berhenti sejenak untuk memastikan bahwa tidak ada kereta api yang akan melintas di perlintasan itu,” ucap Krisbiyantoro.

Dia mengatakan, pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika akan melewati perlintasan sebidang, baik perlintasan terjaga maupun tidak terjaga, demi keselamatan bersama. Selain itu, masyarakat pengguna jalan wajib taat pada rambu di pinggir jalan sebelum mendekati perlintasan sebidang.

”Kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang selain menyebabkan kerusakan sarana lokomotif juga kerugian yang besar dari segi waktu. Para pelanggan KA sangat dirugikan karena akan menghambat semua aktivitas yang telah direncanakan,” papar Krisbiyantoro.

Terkait dengan kejadian tersebut, Krisbiyantoro mengatakan, PT KAI (Persero) juga membagikan service recovery berupa makanan dan minuman kepada seluruh pelanggan KA yang terdampak kelambatan.

Terpisah, Kepala Seksi Humas Kepolisian Resor Cilacap Inspektur Polisi Satu Gatot Tri Hananto mengatakan, kecelakaan di perlintasan kereta api berpalang pintu manual, Desa Kawunganten Lor, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, itu dialami truk pengangkut pupuk dari Desa Kalijeruk, Kecamatan Kawunganten. Truk dikemudikan MS, 46, warga Desa Tritih Kulon, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap.

”Truk mau antar pupuk dari Kalijeruk ke Klaten,” terang Gatot Tri Hananto.

 

 

 

Kondisi truk pengangkut pupuk yang menabrak KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong di KM 363+6/7 petak jalan antara Jeruklegi-Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Selasa (13/9) dini hari. KAI Purwokerto/Antara

 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore