
Ketua KPU DIJ Hamdan Kurniawan (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
JawaPos.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogjakarta, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), R Moeh. Nufrianto Aris Munandar diberhentikan lantaran melakukan tindakan asusila terhadap anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari Kecamatan Ngampilan, Kota Jogjakarta. Pemberhentian tersebut sesuai dengan sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.
Hamdan Kurniawan, Ketua KPU DIJ mengatakan, peristiwa tindakan asusila itu terjadi pada April 2018 silam. Dilaporkan ke KPU Kota Jogjakarta di Desember pada tahun yang sama, kemudian Januari 2019 pihaknya baru mendapatkan laporan.
"Kami harus gerak cepat atas informasi itu. Kami klarifikasi dengan mengundang semua pihak terkait. Yang bersangkutan ada dugaan pelanggaran kode etik dan kami sendiri memang yang mengadu (ke DKPP)," katanya, saat ditemui di kantornya, Kamis (11/4).
Korban yang merupakan anggota PPK Kecamatan Ngampilan berinisial EP. Peristiwa tindakan asusila terjadi saat keduanya usai menghadiri acara Bimbingan Teknis (Bimtek). Keduanya berada dalam 1 mobil saat perjalanan pulang. "Kejadian (asusila) lebih dari sekali," kata Hamdan.
Atas pelaporan yang dilakukan KPU DIJ ke DKPP, telah diputuskan bahwa Nurfianto terbukti melanggar Pasal 6 ayat (3) huruf c dan f juncto Pasal 12 huruf a dan b, Pasal 15 huruf a dan d Peraturan DKPP nomor 2 tahun 2017 tentang kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu. Yang bersangkutan diberhentikan sebagai anggota KPU Kota Jogjakarta.
"Putusan pada tanggal 10 (April) kemarin. Tapi sebelum putusan itu sekitar 2 Minggu lalu, yang bersangkutan sudah diberhentikan sementara," kata Hamdan.
Sedangkan untuk pihak perempuan saat ini masih menjadi anggota PPK Kecamatan Ngampilan. Mengenai kondisinya seperti apa, ia pun tak mengetahui secara detail. "Kami tidak (melaporkan) ke polisi, tapi sebatas ke DKPP," pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
