Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Maret 2019 | 02.50 WIB

Danau Diatas Keruh dan Bau, Warga Alahan Panjang Kesulitan Air Bersih

Kondisi air danau Diatas yang keruh dan berbau sejak dua bulan terakhir  Sumber - Image

Kondisi air danau Diatas yang keruh dan berbau sejak dua bulan terakhir Sumber

JawaPos.com - Air danau Diatas, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) mendadak keruh. Bahkan, air danau Kembar yang dimanfaatkan PDAM untuk kebutuhan air bersih warga Alahan Panjang itu juga mengeluarkan bau busuk.


Salah seorang warga Nagari Alahan Panjang, Edwar Jamil mengatakan, fenomena tak biasa ini sudah terjadi sekitar dua bulan belakangan. Masyarakat resah karena air PDAM di rumah masing-masing berubah keruh dan berbau amis.


"Ya. Kejadiannya sudah dua bulan terakhir. Tapi sekarang keadaannya tambah parah. Air danau kian keruh dan bercampur lumpur," kata Edwar, Rabu (27/3).


Edwar yang juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari (LPMN) Alahan Panjang itu juga telah menginformasikan fenomena tersebut di akun media sosial (medsos) facebooknya beberapa hari lalu.


Menurut Edwar, perubahan warna air danau sudah masuk ke aliran sungai di sekitar danau Diatas. Bahkan, bau amis yang dikeluarkan air tersebut sampai ke saluran air PDAM masyarakat. Alhasil, sementara ini, PDAM Kabupaten Solok memutuskan jaringan air ke masyarakat sejak sepekan terakhir.


"PDAM menghentikan suplai air karena tidak kuat membersihkan air yang diambil dari danau Diatas itu. Kini warga kesulitan mencari air bersih. Ada juga sebagian kini yang beli air bersih ke tangki air dan air galon," katanya.


Di sisi lain, lanjut Edwar, perubahan warna air yang terjadi di danau Diatas tidak menyebabkan kematian ikan. Namun, fenomena ini mengurangi hasil tangkapan nelayan.


"Fenomena ini belum pernah terjadi. Saya sudah tanya ke tetua di sini. Dulu tidak pernah terjadi," katanya.


Kini Edwar yang mewakili masyarakat Alahan Panjang berharap pemerintah dapat mengungkap penyebab fenomena ini secepatnya. Sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan air bersih, terutama dari PDAM.


Sementara itu, Kepala Unit PDAM Alahan Panjang Zul mengakui, pihaknya memang menghentikan penyaluran air bersih kepada masyarakat. Penghentian penyaluran air telah dilakukan sejak tiga hari belakangan.


Setidaknya, lanjut Zul, ada sekitar 500 orang pelanggan yang mendapatkan suplai PDAM dari sumber air danau Diatas. "Iya memang dihentikan, karena kondisi air (sekarang) banyak masyarakat yang komplen. Kami sedang berusaha dengan mengambil langkah perbaikan pengolahan yang lebih bagus. Ada tiga rayon yang dihentikan, secepatnya diperbaiki," katanya. 

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore