Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Desember 2018 | 12.10 WIB

Terpaut 6 Persen, Tim Prabowo Target Samai Jokowi di Awal 2019

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso saat dijumpai usai acara Pembekalan Lintas Ormas, LSM, OKP Profesi, dan relawan Sekber Jateng Direktorat SATGAS (BPN) di Hotel Santika, Semarang, Selasa (4/12). - Image

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso saat dijumpai usai acara Pembekalan Lintas Ormas, LSM, OKP Profesi, dan relawan Sekber Jateng Direktorat SATGAS (BPN) di Hotel Santika, Semarang, Selasa (4/12).

JawaPos.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menargetkan untuk menyamai elektabilitas Joko Widodo-Ma'ruf Amin di pergantian tahun 2019 nanti. Saat ini, elektabilitas kedua paslon oleh kubu penantang diklaim hanya tertinggal 6 persen saja.


"Dari survei-survei, jaraknya sudah semakin dekat, kurang dari enam persen. Pergantian tahun kita harapkan sudah bisa menyamakan," ujar Ketua BPN Djoko Santoso kala mengisi acara Pembekalan Lintas Ormas, LSM, OKP Profesi, dan relawan Sekber Jateng Direktorat SATGAS (BPN) di Hotel Santika, Semarang, Selasa (4/12).


Menurut Djoko, target itu bukanlah sesuatu yang mustahil. Karena melihat situasi di lapangan, elektabilitas Prabowo-Sandi di sejumlah daerah sudah mulai merangkak naik.


"Kita prinsipnya mempertahankan daerah-daerah yang kemarin dimenangkan Prabowo-Hatta (Pilpres 2014). Dan merebut daerah yang dulu kalah. Sulsel dan Sumut kita bisa ambil. Yang belum adalah Papua, NTT, Bali, Jatim, dan yang paling berat Jateng," terangnya.


Djoko menjelaskan bahwa saat ini suara dukungan Prabowo-Sandi paling banyak, adalah dari kalangan masyarakat ekonomi dan pendidikan menengah ke atas. Masyarakat menengah ke bawah, belum bisa dipenetrasi oleh tim pemenangan.


"Saya jujur saja ini menengah ke bawah itu pendidikannya SD ke bawah, tingkat kesejahteraannya memprihatinkan. Sehingga ini memang susah, karena kita melawan sistem yang masif, dengan informasi-informasi yang tidak benar," katanya.


Sehingga, ia berharap betul kepada relawan pihaknya yang jumlahnya diklaim mencapai dua juta orang. Meski pergerakannya masih sporadis, dan akan diorganisir agar mudah dikendalikan kemudian.


Bahkan, demi mendukung target ini, khususnya di Jawa Tengah yang dirasa berat bebannya, Djoko mengaku akan turun gunung. Menetap di Kota Solo, tempat kelahirannya, agar bisa memberikan komando secara langsung.


"Pasukan kita yang tersedia, adalah partai, caleg, satgas, dan relawan. Jadi bagaimana kita mengorganisir ini menjadi terpadu dan bisa melakukan operasi kedalaman," cetusnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore