
Ilustrasi: Politisi enggan dikaitkan dengan Ahok
JawaPos.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang kerap disapa Ahok saat ini masih menjalani hukumannya di Mako Brimob, Depok atas kasus penistaan agama. Kendati demikian, banyak yang menduga Ahok akan kembali masuk dalam pusaran politik, usai menjalani masa hukumannya.
Namun, faktanya banyak para politisi terkesan enggan menerima Ahok kembali dalam dunia politik atau partai masing-masing. Salah satu yang terbaru adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang diterpa hoax mereview film A Called Man Ahok yang tersebar melalui aplikasi Whatsapp.
Tidak lama kemudian, lewat akun Instagram pribadinya pria yang kerap disapa Kang Emil tersebut mengklarifikasi pesan itu bukan dari dirinya. Dia juga mengaku hingga saat ini belum menonton film yang diperankan oleh Daniel Mananta itu.
Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan, Dr Emrus Sihombing melihat hal tersebut karena adanya kalkulasi dalam dunia politik.
"Pandangan saya untuk semua aktor politik tak terkecuali Ridwan Kamil, ada faktor menguntungkan atau tidak menguntungkan, politik itu tidak ada musuh sejati dan musuh sejati yang ada adalah kepentingan," ungkapnya pada JawaPos.com, Sabtu (17/11).
Emrus melihat sifat politik itu cenderung dapat mudah berubah haluan. Semua aktor politik dipaksa untuk mengerti alur kepentingan partai masing-masing, baru bisa mengambil keputusan atau kebijakan.
"Aktor politik sebenarnya para pemain yang mengkalkulasi politik dari setiap ucapannya, kebijakannya, dan perilakunya. Makanya siapapun aktornya, kepentingan politik yang dikedepankan," terangnya.
Contoh lain adalah kabar Ahok yang ingin mendukung kubu Joko Widodo dan Maaruf Amin di Pilpres 2019, yang ditanggapi sinis oleh Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. Dia menyatakan nama Ahok tidak masuk dalam daftar tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf.
Melihat hal tersebut, Emrus meminta agar masyarakat dapat lebih skeptis atau tidak mudah percaya atas tingkah politisi di atas panggung. Pasalnya, figur Ahok pun saat ini bisa menjadi mainan politik.
"Makanya, masyarakat kita harus skeptis melihat tingkah para politisi ini bisa saja mereka bersahabat di belakang layarnya. Skeptis lah," tandasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
