
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi sejumlah orang yang jatuh dari atas viaduk rel Jalan Pahlawan saat Surabaya Membara, Jumat (9/11) malam.
JawaPos.com - Korban kecelakaan yang melibatkan KRD Sidoarjo-Stasiun Pasar Turi nomor lokomotif 446 dengan penonton Surabaya Membara di rel viaduk Jalan Tugu Pahlawan pukul 19.30 WIB, Jumat (9/11) malam, terus bertambah. Informasi terkini yang berhasil dihimpun, sebanyak 3 korban tewas dan 16 lainnya luka berat.
Menurut informasi yang didapatkan JawaPos.com, sebelum kejadian, para korban sempat mencoba menghentikan laju kereta api dengan melempari batu kerikil yang berserakan di sekitar rel.
Sayang, masinis kereta api yang sebenarnya telah berupaya mengerem dan mengurangi kecepatan masih menyambar para korban. Akibatnya, korban yang tewas diduga karena terlindas kereta saat melaju.
Kepala Humas PT KAI Daop VIII Gatut Sutiyatmoko membenarkan hal itu. Dia mengatakan, ada kemungkinan para korban panik saat melihat ada kereta melintas di viaduk Tugu Pahlawan.
"Bukan melempari kereta dari depan ya. Tapi penonton yang (duduk) di samping yang melempari (kereta). Ya, mungkin karena panik, keretanya kok nggak berhenti, terus dilempari," kata Gatut kepada JawaPos.com, Jumat (9/11).
Gatut menjelaskan, masinis telah membunyikan semboyan 35 (seruling atau klakson kereta api) dan mengurangi kecepatan saat melihat ada kerumunan di rel. Kecepatannya sendiri menurun 10 km per jam dibanding batas normal rel viaduk yang mencapai 30 km per jam.
"Tapi, nggak bisa ngerem mendadak. Akhirnya (kereta api) dilempari (para korban). Tapi sebagian (korban) yang masih bergerombol di viaduk, nggak bisa menyelamatkan diri," jelas Gatut.
Untuk itu, Gatut mengimbau masyarakat agar tidak lagi berada dan beraktivitas di rel tersebut. Sebab, jalur kereta api di lokasi kecelakaan tersebut tergolong aktif hingga dini hari. "Nanti malam ada KA Jayabaya yang melintas di situ pukul 00.30 WIB. Jadi, itu memang jalur aktif," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
