Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Oktober 2018 | 08.45 WIB

Cerita Penumpang Lion Air yang Selamat Karena Ketinggalan Pesawat

Ilustrasi: Sonny Setiawan, salah seorang pegawai Ditjen Perbendaharaan yang bertugas di Bangka Belitung selamat dari kejadian nahas Lion Air JT 610. - Image

Ilustrasi: Sonny Setiawan, salah seorang pegawai Ditjen Perbendaharaan yang bertugas di Bangka Belitung selamat dari kejadian nahas Lion Air JT 610.

JawaPos.com - Di balik kabar duka yang menimpa penumpang dan kru pesawat Lion Air JT 610, ada cerita duka yang terselip. Sebagaimana yang dialami Sonny Setiawan.


Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Babel itu nyaris ikut menjadi salah satu korban dari jatuhnya pesawat Lion Air yang terbang dari Jakarta ke Pangkal Pinang pada Senin pagi (29/10) itu. Beruntung sebelum kejadian dia terlambat sampai Bandara Soekarno Hatta, Tak ayal tiket yang sudah di-check in jadi hangus.


Akibatnya dia terpaksa terbang dengan maskapai lainnya, Sriwijaya untuk bisa terbang ke Pangkal Pinang. Akhirnya dia selamat sampai di Pangkal Pinang.


Dikutip dari Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Sonny Setiawan bercerita, pada Minggu malam (28/10), tepatnya pukul 23.00, dia menumpang mobil dari Bandung. Tetapi sesampai di Cikampek dia mendapati jalan yang begitu macet. Akibat macet itu dia baru sampai di Jakarta pukul 6.20 WIB.


"Biasanya saya sudah sampai bandara itu pukul 03.00 WIB. Karena saya kan biasa seminggu sekali seperti ini (pulang pergi ke Pangkal Pinang)," ujar Sonny sebagaimana dikutip dari Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (30/10).


Akibat terlambat sampai di Jakarta, tiket pesawat Sony pun hangus. Dia terpaksa membeli tiket lagi. Tapi pagi itu dia hanya bisa memperoleh maskapai Sriwijaya Air dengan waktu keberangkatan pada pukul 10.00 WIB dan mendarat di Pangkal Pinang pukul 11.00 WIB.


"Tentunya saya sangat berduka atas kejadian ini. Karena, teman-teman saya banyak di pesawat itu (Lion Air JT 610). Bahkan ada teman dekat saya yang biasa satu kantor dan satu mess dengan saya. Saya berharap teman-teman saya masih selamat semuanya," ujar Sonny.


Tak ada yang bisa mencegah takdir ini. Tak salah bila keluarga yang ditinggalkan berharap adanya keajaiban. Pastinya, menjadi doa kita bersama saat ini adalah hasil akhir yang terbaik atas kejadian ini.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore