
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan masih belum menerima tagihan cicilan pembayaran dari perbankan, terkait dengan program Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih. Diperkirakan, tagihan itu baru muncul dan dibayar menjelang akhir tahun, sekitar bulan September 2026.
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Askolani menyampaikan bahwa tagihan cicilan itu baru akan masuk ke Kemenkeu setelah selesai proses verifikasi yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Belum (masuk tagihan cicilan Kopdes Merah Putih). Nanti dia selesai bangun, dia akan diverifikasi oleh BPKP atau Inspektur Pera, tapi leadnya BPKP," kata Askolani saat ditemui di Kantor Kemenkeu usai Konferensi Pers APBN KiTA, Selasa (5/5).
Dalam hal itu, kata dia, BPKP akan mereview mengenai pendanaan, kemudian nilai bangunan, aset dan kesesuaian dengan ketentuan perundangan.
Dari hasil pemeriksaan BPKP, kata Askolani, akan dijadikan dasar bagi himpunan bank milik negara atau Himbara untuk mengajukan usulan cicilan. Mantan Dirjen Bea Cukai ini memastikan bahwa tagihan cicilan baru akan dibayar setelah pengajuan itu diterima oleh Kemenkeu.
"Dan yang kemudian kita bangun sistem, jadi kita ada check and balance gitu. Nanti apakah BPKP punya koreksi, kita ikutin. Dan nanti bank sekali dia mengusulkan sama kita, dan dilengkapi dokumen-dokumen reviewnya BPKP, akan mulai kita bayar cicilannya per tahun selama 6 tahun," jelas Askolani.
Askolani juga memastikan bahwa cicilan atas pembangunan Kopdes Merah Putih yang bersumber dari pembiayaan sejumlah bank himbara akan dibayarkan setahun sekali selama 6 tahun ke depan.
Menyoal besarannya, Askolani menyebut akan disesuaikan dengan jumlah Kopdes Merah Putih yang telah selesai dibangun dan terverifikasi oleh BPKP. Dia mengakui nilai cicilan itu bisa lebih rendah dari Rp 40 triliun, sebagaimana pernah disebut oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Kendati demikian, ia memastikan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sudah disiapkan untuk bisa membayar tagihan cicilan itu kepada perbankan. Askolani memperkirakan cicilan perdana Kopdes Merah Putih baru akan dibayar pada September 2026 mendatang.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
