Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Mei 2026 | 00.45 WIB

Kemenkeu Belum Terima Tagihan Kopdes Merah Putih dari Perbankan, Cicilan Perdana Diprediksi Baru Dibayar September 2026

Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan masih belum menerima tagihan cicilan pembayaran dari perbankan, terkait dengan program Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih. Diperkirakan, tagihan itu baru muncul dan dibayar menjelang akhir tahun, sekitar bulan September 2026.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Askolani menyampaikan bahwa tagihan cicilan itu baru akan masuk ke Kemenkeu setelah selesai proses verifikasi yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Belum (masuk tagihan cicilan Kopdes Merah Putih). Nanti dia selesai bangun, dia akan diverifikasi oleh BPKP atau Inspektur Pera, tapi leadnya BPKP," kata Askolani saat ditemui di Kantor Kemenkeu usai Konferensi Pers APBN KiTA, Selasa (5/5).

Dalam hal itu, kata dia, BPKP akan mereview mengenai pendanaan, kemudian nilai bangunan, aset dan kesesuaian dengan ketentuan perundangan.

Dari hasil pemeriksaan BPKP, kata Askolani, akan dijadikan dasar bagi himpunan bank milik negara atau Himbara untuk mengajukan usulan cicilan. Mantan Dirjen Bea Cukai ini memastikan bahwa tagihan cicilan baru akan dibayar setelah pengajuan itu diterima oleh Kemenkeu.

"Dan yang kemudian kita bangun sistem, jadi kita ada check and balance gitu. Nanti apakah BPKP punya koreksi, kita ikutin. Dan nanti bank sekali dia mengusulkan sama kita, dan dilengkapi dokumen-dokumen reviewnya BPKP, akan mulai kita bayar cicilannya per tahun selama 6 tahun," jelas Askolani.

Askolani juga memastikan bahwa cicilan atas pembangunan Kopdes Merah Putih yang bersumber dari pembiayaan sejumlah bank himbara akan dibayarkan setahun sekali selama 6 tahun ke depan.

Menyoal besarannya, Askolani menyebut akan disesuaikan dengan jumlah Kopdes Merah Putih yang telah selesai dibangun dan terverifikasi oleh BPKP. Dia mengakui nilai cicilan itu bisa lebih rendah dari Rp 40 triliun, sebagaimana pernah disebut oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Kendati demikian, ia memastikan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sudah disiapkan untuk bisa membayar tagihan cicilan itu kepada perbankan. Askolani memperkirakan cicilan perdana Kopdes Merah Putih baru akan dibayar pada September 2026 mendatang.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore