
Warga Lombok ketika diguncang gempa pada Agustus 2018 lalu. Mereka berupaya mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
JawaPos.com - Belum hilang duka warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terhadap gempa yang mengguncang pada Agustus lalu, kini mereka kembali ditimpa musibah. Sejumlah warga terkena malaria.
Terus bertambahnya warga yang terkena, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat pun menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) malaria. Status ditetapkan sejak 8 September. Sebelumnya, pada 26 Agustus, dua kasus malaria ditemukan di Desa Bukit Tinggi, Dusun Batu Kemalik, wilayah Puskesmas Penimbung.
Kemarin (17/9) Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menggelar rapat koordinasi untuk membahas penanganan KLB malaria di Lombok Barat.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK Sigit Priohutomo mengatakan, untuk memastikan dan mencari korban selanjutnya, Dinas Kesehatan Pemkab Lombok Barat telah melakukan penyelidikan epidemiologi. Selain itu, ada pelaksanaan kontak survei dan mass blood survey (MBS) malaria di wilayah asal kasus tersebut. "Dilakukan sejak 28 Agustus," ucap Sigit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
