
Bimbingan teknis (Bimtek) tahap kedua gerakan menuju 100 smart city yang dilaksanakan di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban.
JawaPos.com - Smart city harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pertumbuhan, dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi pembangunan daerah. Hal itu mengemuka saat pelaksaan bimbingan teknis (Bimtek) tahap kedua gerakan menuju 100 smart city yang dilaksanakan di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban.
Bimtek dilaksankan selama dua hari, Senin hingga Selasa (21/8). Pembimbing Nasional Gerakan Menuju 100 Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan Bupati Tuban, Joko Sarwono dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Herry Prasetyo.
Joko Sarwono menyampaikan, program smart city merupakan langkah Pemkab Tuban dalam percepatan pencapaian visi pembangunan Tuban. "Sehingga seluruh pihak harus turut berperan aktif mendukung program tersebut, bukan hanya pemerintah daerah, namun juga komunitas masyarakat, perguruan tinggi dan pihak swasta," kata Joko, Selasa (21/8).
Herry Prasetyo menambahkan bahwa smart city merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi dan upaya untuk lebih mendekatkan pemerintaah daerah dengan warga Tuban. "Ini menjadi penting untuk mempererat hubungan dengan masyarakat," ujarnya.
Salah satu narasumber gerakan smart city, Fitrah Rachmat Kautsar menyampaikan, inti dari smart city adalah inovasi, integrasi dan kesinambungan. Teknologi dan infrastruktur merupakan faktor pendukung bagi sebuah daerah untuk menjadi smart city.
"Smart city tidak harus menggunakan teknologi yang mutakhir. Namun inovasi-inovasi yang memanfaatkan teknologi secara tepat guna dan sesuai kondisi daerah adalah yang terpenting dalam program smart city," papar Fitrah.
Menurutnya, Bimtek yang akan dilaksanakan selama empat kali hingga bulan Oktober tersebut merupakan bagian dari pendampingan yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Inforrmasi. Bimtek sendiri ditujukan kepada 50 kabupaten dan kota terpilih yang menjadi percontohan penerapan smart city di Indonesia pada tahun 2018, termasuk Kabupaten Tuban.
"Gerakan menuju 100 smart city sendiri merupakan kerjasama dari delapan kementerian dan lembaga di tingkat pusat untuk mendorong adanya praktik inovasi pintar di seluruh daerah secara merata," tutupnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
