Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Agustus 2018 | 05.48 WIB

Meluas, 12 Kecamatan dan 82 Desa di Grobogan Alami Kekeringan

ILUSTRASI: Bencana kekeringan di Jawa Tengah semakin parah - Image

ILUSTRASI: Bencana kekeringan di Jawa Tengah semakin parah

JawaPos.com - Bencana kekeringan di Jawa Tengah semakin parah. Bahkan, semenjak sebulan belakangan fenomena alam ini muncul, 12 Kecamatan dan 82 Desa di Grobogan menjadi terdampak. 


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Agus Sulaksono melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Budi Prihantoro menyebut, jumlah ini telah melonjak semenjak periode pengusulan kecamatan dan desa terdampak beberapa waktu lalu.


"Datanya dinamis ya, beberapa hari ini bertambah terus. Nambah satu, nambah dua. Awal pengusulan cuma tiga kecamatan, minggu berikutnya nambah. Begitu seterusnya," ujar Budi saat dihubungi, Kamis (2/8).


Menurutnya, daerah Grobogan bagian timur, khususnya kawasan yang didominasi hutan, sumber mata airnya sudah mengering. Semisal di Kecamatan Gabus, Kradenan, Pulokulon, dan Geyer. "Walaupun tidak semua, misal dari 12 (kecamatan) itu, ada satu dua desa nggak terdampak," sambungnya.


Ia pun mengakui di beberapa desa, terdapat sumber mata air yang tak mengering. Akan tetapi, tak mampu mengakomodasi seluruh daerah terdampak karena saking banyaknya.


Soal bantuan, lanjutnya, sejak Kamis (2/8) sore tadi, terhitung sudah ada 123 tanki air bersih yang terdistribusikan oleh BPBD. Selain itu, masih ada lagi kiriman dari pihak-pihak lain seperti dari Corporate Social Responsibility (CSR).


"CSR koordinatornya BAPPEDA, data rawan kekeringan kami kirim ke mereka. Biasanya nanti ada teman-teman entah pengusaha atau institusi manapun, nanti diarahkan BAPPEDA ke BPBD. Yang membantu ada dari Polres, PLN, Baznas, banyaklah. PMI bahkan sudah dialokasikan untuk 124 tangki," jelasnya.


Mengantipasi meluasnya lokasi terdampak kekeringan, Budi mengklaim, hingga detik ini pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Pasalnya, sudah ada beberapa daerah di luar 12 kecamatan tadi yang memulai ikut meminta bantuan. 


"Kita berkumpul bersama perwakilan dari kecamatan, insitutisi macam Polres, PMI, Kodim. Sehingga tercipta alur yang jelas untuk segala upaya antisipasi, menyusul ini belum puncak kekeringan. Yang jelas kita setiap hari kirim air, kecuali Minggu," tandasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore