
Menteri PPPA, Yohana Susana Yembise sebelum memberikan kuliah tamu di UMM.
JawaPos.com - Partisipasi perempuan di bidang politik, dinilai oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise cukup rendah. Dari 30 persen kuota untuk perempuan duduk di kursi parlemen, hanya terisi 17 persen saja untuk DPR RI.
Sedangkan di tingkat DPRD kota dan Kabupaten, hanya terisi 14 persen dari total 30 persen. Pada tingkat provinsi, diisi 14 persen perempuan dari total kuota.
Menurut perempuan yang akrab disapa Mama Yo itu, masalahnya adalah, banyak perempuan yang merasa minder untuk bertarung dengan laki-laki. Alasannya, karena perempuan kurang memiliki modal. Sementara kaum adam memiliki sumber dana yang lebih besar.
"Selain itu, juga dilarang oleh suaminya. Sehingga partisipasi rendah. Faktor-faktor ini yang membuat banyak perempuan tidak mau berpolitik. Sudah takut kalah duluan," katanya, dalam kuliah tamu di Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) XVIII, yang digelar di Theater Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (2/8).
Bukan berarti Kementerian PPPA tidak ada upaya untuk meningkatkan partisipasi politik perempuan. Mereka lanjut dia, sudah melakukan beragam pelatihan. Hingga pada pembagian modul kepada perempuan di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Bukan hanya itu, mereka juga bekerja sama dengan kampus-kampus yang ada di Indonesia. Khususnya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. "Ada grand design dan modul yang kami bagikan. Kami juga meminta kepada mahasiswa, jika lulus dan tertarik dengan dunia politik, segera saja mendaftar," kata dia.
Selain itu, mereka juga sudah bekerja sama dengan non government organization (NGO) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk memberikan motivasi partisipasi politik.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
