
SEPI: Kondisi shelter Jaya Wijaya, Mojosongo yang mulai ditinggalkan pedagang karena sepi pembeli.
JawaPos.com - Pemkot Solo berencana merombak shelter Jaya Wijaya Mojosongo, Jebres, Solo, Jateng. Langkah ini dilakukan karena kondisi shelter sudah tidak representatif dan tidak selaras lagi dengan taman Jaya Wijaya yang ada di sisi baratnya. Perombakan dilakukan untuk meningkatkan aktivitas jual beli di selter tersebut.
Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo mengungkapkan, bahwa kondisi shelter Jaya wijaya cukup sepi. Hal ini salah satunya disebabkan penataan shelter yang tidak sesuai. Sehingga, banyak calon pembeli yang enggan masuk ke shelter. Kondisi inilah yang kemudian membuat banyak pedagang memilih hengkang karena terus merugi.
"Selama ini hanya pedagang yang berjualan di shelter di bagian depan saja yang ramai. Sementara yang belakang sepi, dan akhirnya banyak pedagang yang memilih tutup," ungkap Rudy, Rabu (23/5).
Melihat kondisi tersebut, Rudy pun berinisiatif untuk melakukan penataan ulang dengan harapan shelter bisa kembali ramai. Beberapa alternatif sudah muncul untuk penataan shelter tersebut.
Salah satunya yakni dengan melakukan pembongkaran bangunan shelter yang ada di bagian depan. Selanjutnya bekas shelter tersebut akan difungsikan untuk lahan parkir. Sementara shelter bagian belakang dibiarkan untuk menampung pedagang.
"Opsi yang lain adalah membongkar shelter dan memindahkan pedagang ke tempat yang lebih representatif," ucapnya. Tetapi, alternatif tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut dengan dinas terkait dan juga masyarakat sekitar.
Diharapkan dengan adanya penataan nantinya, aktivitas di shelter bisa kembali meningkat. Sehingga banyak pedagang yang kembali berjualan di shelter. Salah seorang pedagang yang berjualan di sebelah barat shelter, Sita, 44, mengakui jika kondisi shelter memang sepi. "Kondisinya memang sepi, setiap hari juga sepi," ucapnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
