
Ilustrasi: seorang bayi perempuan yang baru satu jam dilahirkan ditinggal ibunya di sebuah klinik.
JawaPos.com - Doa ibu sepanjang jalan. Kasihnya tiada batas. Pepatah itu sepertinya tidak bisa dialamatkan kepada salah seorang ibu di Aceh Barat Daya (Abdya). Ibu bayi yang belum ditekahui namanya itu meninggalkan buah hatinya di sebuah Klinik bersalin. Perbuatan itu dilakukan satu jam setelah dia satu jam menjalani persalinan.
Kejadian itu berlangsung di klinik Ruhama, Desa Padang Bak Jeumpa, Kecamatan Tangan-tangan, Abdya pada Minggu dini hari (13/5), sekitar pukul 3.30.
Bidan Ruhama menuturkan, ibu si bayi datang itu ke rumahnya dalam kondisi hamil dan pecah ketuban. Lantas dengan naluri kebidanannya, Ruhama langsung memberikan pertolongan untuk melakukan prosese persalinan. Sehingga, sang bayi lahir secara normal dengan jenis kelamin perempuan. Bayi cantik itu memiliki berat 2,7 Kg.
"Setelah selesai membantu bersalin saya kembali ke kamar untuk istirahat. Sekitar pukul 04.30 WIB, saya mendengar tangisan bayi dan melihat bayi sendirian. Ibunya tidak ada lagi di tempat tidur. Setelah saya cari di beberapa tempat ternyata ibu si bayi telah pergi," katanya seperti dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Senin (14/5).
Bidan Ruhama akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek setempat sekitar pukul 08.00. Dalam laporannya ke polisi, Ruhama menyebut perempuan yang bersalin itu berumur sekitar 35 tahun. Dengan ciri-ciri tinggi badan 150 cm. Ketika datang ke klinik perempuan itu mengenakan baju tidur warna pink, jilbab warna hitam dan menggunakan kain sarung.
Sementara warna kulitnya sawo matang. "Semoga ibu si bayi segera kembali untuk mengambil si buah hati yang lucu," katanya.
Kasat Reskrim Polres Abdya Iptu Zul Fitriadi mengaku belum menerima laporan secara resmi atas kejadian penelantaran bayi tersebut. "Laporan hanya ke Polsek, tapi kami juga akan lidik siapa pelakunya. Sebab pelaku ini tidak ada yang mengetahui, bidan saja tidak tahu," ujarnya singkat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
