
Ayu Widianingrum meraih penghargaan internasional dalam ajang Global Health Asia Pasific 2026. (Istimewa)
JawaPos.com–Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini 21 April, dr. Ayu Widianingrum meraih penghargaan internasional dalam ajang Global Health Asia Pasific 2026 di Grand Hyatt Jakarta.
Forum itu dihadiri tenaga medis dan pelaku industri kesehatan dari berbagai negara (Malaysia, Singapura, Bangkok, Taiwan, China, Srilanka). Ayu menerima penghargaan Medical Center with the Most Innovation & Achievements in Indonesia atas inovasi layanan yang dikembangkan melalui klinik Widya Estetika.
Klinik di Banjarmasin itu telah beroperasi selama lebih dari 11 tahun, mengembangkan pendekatan layanan yang mengedepankan inovasi serta keamanan pasien. Penghargaan tersebut diberikan setelah melalui proses seleksi yang meliputi pengajuan dokumen, penyusunan jurnal dan proposal, serta wawancara dewan juri dari untuk menilai konsep inovasi, implementasi, dan dampaknya terhadap pasien. Proses seleksi terdiri atas tiga tahap yang dimulai sejak pertengahan November 2025.
Ayu mengatakan, pendekatan yang dia kembangkan tidak hanya berfokus pada layanan estetika konvensional, tetapi juga menekankan aspek keamanan. Terutama bagi pasien dengan kondisi medis tertentu.
”Pendekatan yang kami kembangkan lebih luas, termasuk bagaimana pasien pasca kemoterapi, lupus, diabetes, dan penyakit autoimun tetap bisa mendapatkan perawatan kulit yang aman,” kata dr Ayu melalui keterangan tertulis.
Berhasil mendapatkan penghargaan internasional, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak lebih luas.
”Pengakuan ini bukan akhir, tetapi tantangan untuk memastikan inovasi yang kami lakukan benar-benar bermanfaat, termasuk bagi pasien dengan kondisi kesehatan khusus,” ujar pemilik 4 rekor MURI ini.
Dalam momentum Hari Kartini, dr Ayu mengingatkan bahwa momen ini menjadi refleksi bagi perempuan dalam menjalankan peran profesional dan keluarga secara seimbang.
”Perempuan punya banyak peluang, tetapi tetap harus bijak dalam menentukan langkah. Meski punya bisa terbang tinggi tetap harus tempat berdirinya. Bagi saya, keluarga tetap menjadi prioritas,” ucap ibu dari 5 anak ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
