
POHON TUMBANG: Salah satu mobil yang ringsek akibat pohon tumbang di jalan Diponegoro, Kota Malang.
JawaPos.com – Hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kota Malang, Jumat (5/1) siang membuat malapetaka bagi warga sekitar.
Setidaknya tiga unit mobil milik warga ringsek akibat tertimpa pohon tumbang di kawasan jalan Diponegoro Kota Malang. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Tidak hanya itu, tingginya intensitas hujan membuat banjir di sejumlah ruas jalan dengan ketinggian beragam. Akibatnya cukup mengganggu arus lalu lintas.
Salah satu saksi mata, Afandi, 20, mengatakan batang pohon kenari yang tumbang dan menimpa sejumlah mobil itu sepanjang 10 meter dengan diameter 50 centimeter.
Dia tidak mengetahui persis kejadiannya. Namun pohon yang berada di tepi jalan sebagai peneduh tersebut, tiba-tiba patah dan menimpa 3 mobil dibawahnya. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.
Diketahui, ketiga mobil tersebut merupakan milik dokter yang bekerja di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. "Sehari-hari mobilnya memang di parkir di situ. Parkir pinggir jalan," ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (5/1).
Sementara itu, dari pantauan di lapangan, beberapa wilayah yang mengalami banjir antara lain di jalan Mawar Gang 4 Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, jalan Letjen S Parman Gang I, serta jalan Galunggung.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, J Hartono menghimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana yang terjadi jika terjadi hujan deras disertai angin kencang.
“Masyarakat lebih baik bersabar di rumah, jangan memaksa keluar jika terjadi hujan deras untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” kata dia.
Terkait pohon tumbang di Jalan Diponegoro Kota Malang, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim). Sehingga ke depan potensi pohon tumbang bisa diantisipasi.
“Evakuasi pohon dan pencegahan merupakan wewenang Disperkim,” tuturnya.
Selain antisipasi pohon tumbang, personel BPBD Kota Malang juga memantau potensi longsor khususnya di kawasan bantaran sungai.
Hartono menegaskan, begitu terjadi hujan deras, maka petugas langsung melakukan patroli.
“Kami juga dibantu tim monitoring yang ada di masing-masing kelurahan. Sejauh ini masyarakat terlibat aktif dalam rangka pencegahan dan penanggulangan bencana,” tandasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
