Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juli 2017 | 00.13 WIB

Setelah Diperkosa 4 Pria, Nasib Sekolah Gadis Cantik Ini Diganti

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Bunga (nama samaran) gadis berisia 16 tahun diperkosa 4 lelaki di persawahan di Karawang. Mereka memperkosa Bunga secara bergiliran. Yang bikin miris salah satu pelaku adalah pacar korban.

“Saya diperkosa 4 lelaki satu diantaranya pacar saya sendiri, dilakukannya di sawah,” kata Bunga dengan raut wajah sayu usai membuat laporan di Polres Karawang kepada wartawan, Rabu(19/7).

Saat kejadian, rekan Bunga bernama Aris memergoki para pelaku dan empat memarahi mereka. “Kalau saya tidak ditolong Aris, mungkin saja mereka kembali akan memperkosa saya untuk yang kedua kalinya,” tambah Bunga.

Aksi dugaan pencabulan yang dilakukan keempat pria tersebut dilakukan beberapa hari lalu. Setelah kejadian bunga tidak langsung pulang ke rumahnya. Bunga disembunyikan temannya yang bernama Aris, untuk menghindari kejadian serupa menimpa kembali kepada Bunga.

“Saya dua hari disembunyikan Aris, karena Aris juga takut kalau saya diperkosa lagi oleh mereka. Kejadian pencabulan yang meraka lakukan pada tanggal 6 yang lalu,” ujar Bunga dengan suara tersendat.

Setelah merasa aman kemudian Bunga pulang ke rumah, saat itulah orang tua Bunga langsung menanyai. “Setelah pulang saya langsung ditanya Bapa. Saya pun langsung terus terang apa yang telah terjadi, sorenya orang tua saya membuat laporan ke pihak kepolisian,” cerita Bunga.

Sementara itu saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kanit PPA Polres Karawang Iptu Herwit Yuanita membenarkan adanya laporan prihal perkosaan tersebut. “Kasus ini masih kita selidiki karena laporannya baru saya terima,” singkat Herwit.

Gadis cantik asal Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang itu sebenarnya sudah mendaftar sekolah di SMAN 1 Telagasari. Dia dinyatakan lulus saat melakukan pendaftaran PPDB Online beberapa waktu lalu.

Menurut Suroto, ketua panitia PPDB Online SMAN 1 Telagasari, Bunga terdaftar sebagai calon siswi di SMAN 1 yang dinyatakan lolos seleksi.

“Hari ini seharusnya Bunga ikut Masa Orientasi Siswa (MOS), sebagai siswa baru di sekolah kami. Namun karena trauma, dia lebih berdiam di rumahnya,” ujar Suroto kepada wartawan dilansir Pojokjabar (Jawa Pos Group).

Pihak sekolah, lanjut Suroto, tidak mengetahui adanya musibah yang menimpa Bunga. Pihak sekolah baru tahu dari wartawan. Nah, karena Bunga tidak mendaftar ulang, pihak sekolah kemudian mengganti Bunga dengan siswi lainnya.

“Sudah diganti siswi lain, karena Bunga ataupun pihak keluarganya tidak mendaftar ulang. Kami baru mengetahui dari rekan-rekan media kalau bunga tengah terkena musibah,” tutur Suroto.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore