
Asap kebakaran hutan di Riau beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Laporan terhadap PT Hutahaean, sebuah perusahaan perkebunan sawit yang membuka lahan sawit diduga dengan cara membakar dinaikkan statusnya oleh Polda Riau ke tingkat penyidikan.
Selain itu ada tiga perusahaan yang bakal digelar perkaranya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) atas dugaan kasus yang sama. Ketiga perusahaan itu yang ditemukan indikasi kuat juga melanggar oleh Polda Riau adalah PT Perkebunan Nusantara V, PT Ganda Hera dan PT Seko Indah.
Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Jhony E Isir menuturkan, penyidikan terhadap PT Hutahaean terkait lahan yang berada di Kabupaten Rokan Hulu. Tiga perusahaan lainnya yang terindikasi juga melanggar oleh Polda Riau adalah, PT Perkebunan Nusantara V, PT Ganda Hera dan PT Seko Indah.
"Kami tetap berkomitmen terkait penanganan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan di Riau, termasuk kasus-kasus lainnya," kata Kombes Jhony E Isir, seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Kamis (6/7).
Dia menuturkan, penanganan kasus ini bermula dari laporan Koalisi Rakyat Riau (KRR) ke Polda Riau beberapa waktu lalu. Kala itu, ada 33 perusahaan dilaporkan atas dugaan pelanggaran pembukaan lahan.
Ketika itu KRR menyampaikan bahwa ada 103.230 hektar kelapa sawit yang ditanam di dalam kawasan hutan. Selain itu jumlah kebun sawit tanpa HGU berjumlah sekitar 203.997 hektar. Akibatnya Negara dirugikan hingga mencapai Rp 2.5 triliun.
Meski Polda Riau belum merilis lokasi dan besaran lahan milik empat perusahaan ini, jika melihat dari laporan KRR dapat dirinci lahan PT Hutahean terletak di Kabupaten Rokan Hulu dengan izin lokasi 5.366 hektar dan HGU 4.584 hektar.
Mereka menanam di dalam pelepasan kawasan dan di dalam HGU 4.198 hektar. Lalu menanam didalam pelepasan kawasan dan di luar HGU 262 hektar, menanam di luar pelepasan kawasan dan di dalam HGU 141 hektar dan menanam dil uar pelepasan kawasan dan di luar HGU 3.683 hektar. "Untuk yang tiga lagi kita tunggu gelar perkaranya dalam waktu dekat ini," singkat Direskrimsus. (ali/iil/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
