Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 April 2017 | 01.28 WIB

Cemburu! Mahasiswa Bunuh Tunangan di Hutan Pinus Cilopadang

Pelaku yang membunuh tunangan di Hutan Pinus Cilopadang - Image

Pelaku yang membunuh tunangan di Hutan Pinus Cilopadang

JawaPos.com - Ahmad Nurofik (22) tega menganiaya tunangannya sendiri, Nafsul Mutmainah (16). Korban dianiya hingga meninggal dunia. Gara-garanya sepele. Pelaku curiga dengan pesan singkat yang masuk ke ponsel kekasihnya.

Ahmad Nurofik adalah warga Kutasari Kecamatan Cipari, Cilacap. Dia juga salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Majenang. Sementara korban adalah siswa kelas 10 di Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Pembangunan.

Terungkapnya kasus pembunuhan ini berawal dari laporan penemuan mayat di hutan pinus di Desa Cilopadang, Minggu (9/4) siang.

Kapolsek Majenang AKP Fuad, menuturkan, saksi mata pertama kali melihat mayat itu saat hendak mencari rumput. Polisi mendatangi lokasi penemuan mayat dan mengidentifikasi kondisi korban. Polisi meneliti data laporan orang hilang yang diterima.

Dari sana diketahui ada laporan anak hilang pada Sabtu (2/4) lalu. Polisi kemudian menghubungi keluarga korban untuk membantu proses indentifikasi. Keluarga lalu memastikan korban adalah Nafsul Mutmainah.

Keluarga juga menceritakan, korban terakhir kali pergi bersama tunangannya pada Jumat (1/4) lalu. Sedangkan jenasah korban pada Minggu malam dievakuasi oleh Polsek Majenang dibantu Polres Cilacap.

Polres juga menerjunkan tim INAFIS untuk mendukung penyelidikan. Jenasah korban kemudian dibawa ke RSUD Margono Sukarjo guna kepentingan otopsi. Berdasarkan keterangan yang didapat dari keluarga korban, padea Minggu malam, polisi langsung mendatangi rumah Ahmad Nurofik di Kecamatan Cipari.

Polisi langsung mengamankan Ahmad Nurofik dan membawanya ke Mapolsek Majenang guna pemeriksaan lebih lanjut. “Dihadapan petugas inilah, dia mengakui seluruh perbuatannya menghabisinya nyawa kekasihnya,” kata AKP Fuad, Senin (10/4).

Dihadapan petugas, pelaku menceritakan peristiwa pada Jumat pekan lalu. Dia bersama Nafsul terlebih dahulu bertemu di Taman Kota Majenang. Setelah itu keduanya pergi ke hutan pinus. Saat berdua inilah, korban menerima pesan singkat. Pelaku kemudian menanyakan pengirim pesan itu namun tidak dijawab korban.

Ahmaf Nurofik kemudian marah dan mencekik korban hingga tidak berdaya. Dia dengan teganya lantas menginjak korban di bagian kepala hingga meninggal dunia. Pelaku lalu menyembunyikan jenasah korban diantara rerimbunan rumput liar di bawah pohon pinus. AKP Fuad mengatakan, motif pemunuhan ini karena pelaku merasa cemburu. “Motifnya jelas karena cemburu,” kata dia. (har/dis/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore