
Ilustrasi
JawaPos.com - Penyelundupan sabu seberat 20 kilogram dari Malaysia yang berhasil diungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang diduga melibatkan dua narapidana di Rutan Klas IIA Pontianak.
Saat ini keduanya telah dijemput dan diperiksa oleh petugas BNN untuk pengembangan kasus. Hal itu dibenarkan Kepala Devisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat Edi Kurniadi. "Betul memang ada dua narapidana yang dijemput BNN. dan kita sudah izinkan untuk dibawa ke Jakarta," katanya.
Dikatakan Edi, penjemputan dua narapidana di Rutan Klas IIA Pontianak berdasarkan pengembangan kasus narkoba yang ditangani BNN, yang mana berdasarkan informasi ada enam pelaku. Sedangkan dua di antaranya berada di Rutan Klas IIA Pontianak yang saat ini masih menjalani hukuman.
Kendati demikian pihaknya belum mengetahui secara pasti keterlibatan dua narapidana tersebut. "Kami tunggu perkembangan dari BNN," lanjutnya.
Edi menegaskan, pihaknya tidak akan menghalang-halangi pihak lain dalam dalam pengembangan narkoba. "Saya katakan, silakan saja. kita tidak pernah menghalangi untuk pengembangan apalagi kasus narkoba di dalam lapas atau rutan. Tidak ada toleransi untuk itu. Siapa pun yang bermain pasti akan kami tindak," tegasnya.
"Yang pasti, siapapun, jangankan warga binaan, petugas yang terlibat silahkan ambil. kita tidak akan melindungi," tegasnya.
Menurut Edi, saat ini pihaknya sedang melakukan pembenahan di lingukungan rutan maupun lapas. "Saat ini warga binaan di dalam rutan dan lapas sudah padat. Mau kita pindah-pindahkan ke lapas dan rutan di daerah. Ada sekitar 200 orang. Supaya pemerataan," katanya.
Terpisah, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Musyafak mengatakan, penyelundupan narkoba sebanyak 20 Kg di Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang yang yang tengah ditangani BNN merupakan modus baru.
Barang bukti berupa cairan yang dimasukan ke dalam ban mobil belakang, masing-masing 10 Kg. "Ini hal baru dan modus baru. bentuknya cairan yang dimasukan ke dalam ban belakang," katanya singkat.
Sebelumnya Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai Kalimantan Barat di Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang berhasil menggalkan masuknya narkoba jenis sabu seberat 20 kg. (arf/fab/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
