
ilustrasi material teraso untuk meja dan kursi. Sumber foto: Unsplash/Choong deng xiang
JawaPos.com – Jika kalian pernah melihat dinding atau lantai dengan motif bintik-bintik sebagai interior maupun eksterior bangunan, itu disebut teraso.
Terrazzo atau teraso merupakan material yang terdiri dari gabungan berbagai bahan seperti marmer, granit, kuarsa, atau kaca yang dimasukkan ke dalam semen atau resin epoksi, kata pembangun rumah adat dan CEO Wayhome Corbin Clay.
Konsep teraso berasal dari abad ke-15 di wilayah Venesia, Italia, ketika para pekerja di Venesia menggunakan partikel marmer bekas dari proyek kelas atas untuk rumah mereka sendiri, khususnya teras.
Clay menjelaskan proses pembuatan teraso melibatkan bahan-bahan pilihan dengan bahan pengikat, menuangkan campuran tersebut ke cetakan, lalu menggiling dan memolesnya.
Nantinya gabungan itu menghasilkan permukaan halus dan berkilau dan biasanya teraso digunakan sebagai ubin lantai, backsplash, dinding, meja, dan lainnya.
Ramah lingkungan karena dibuat dari bahan daur ulang, awet, perawatan mudah, corak beragam, dan berikan kesan estetik menjadi keunggulan pengaplikasian teraso.
Untuk mengetahui lebih jauh, dilansir JawaPos.com dari Real Simple, Jumat (17/11), berikut fakta teraso lainnya:
Daya tahan
Teraso sangat tahan terhadap keausan menjadikannya pilihan populer untuk area dengan lalu lintas tinggi seperti bandara, sekolah, rumah sakit, hingga gedung perkantoran.
Menurut Clay, jika dilakukan perawatan secara berkala, lantai teraso bisa bertahan selama puluhan tahun. Meski teraso rusak, masih dapat di finishing ulang dan dipoles.
Untuk meja dapur, teraso cukup tahan panas tetapi tak sepenuhnya tahan. Sama juga dengan pewarnaan, sering kali disegel saat produksi untuk mencegah kerusakan akibat pewarnaan atau kelembaban.
Pemeliharaan
Teraso adalah bahan buatan sehingga memiliki banyak variasi dan berapa banyak usaha untuk merawat teraso tergantung pada produsen dan bahan yang dipilih.
“Ide bagus untuk memastikan perawatan tepat untuk warna dan merek,” kata Clay.
Sedangkan untuk pembersihannya, teraso umumnya hanya menggunakan sabun dan air untuk menyeka noda atau kotoran.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
