
(ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Merenovasi rumah bisa dibilang lebih tricky daripada membangun sejak nol. Itulah yang dirasakan Abdi Manaf, arsitek asal Surabaya, dalam proyek Ramalooman Residence di kawasan Sidoarjo.
---
AWALNYA, rumah milik Rama Dhanikusuma itu telah memiliki kerangka dasar dengan kondisi pengerjaan sekitar 30–40 persen. Merasa kurang sreg, Rama meminta Abdi untuk merenovasi rumahnya. Kondisi kerangka dasar yang sudah terbentuk menjadi tantangan utama bagi Abdi. ”Bentuk bangunan belum jelas seperti apa, tapi sudah ada masterplan yang membentuk kerangka dasarnya,” kata Abdi pada Jumat (20/8).
Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu mencoba memberi gagasan agar karakter desain rumah tersebut lebih diperkuat. Sementara itu, poin yang ingin ditekankan Rama adalah masalah ruang. Karena itu, Abdi memulai pergerakan bidangnya melalui kamar utama di lantai 2. Di sanalah tempat Abdi kali pertama mengeksplorasi bagunan tersebut.
Di kamar itu sudah terbangun dinding bata ringan, tetapi belum memiliki atap. Rama berkeinginan membuat balkon di kamar tersebut. Namun, kendalanya adalah terdapat struktur kantilever atau struktur gantung di bagian depannya. ”Saya enggak bisa menambah elemen dengan beban berat di situ. Kalau maju lagi, bisa ambrol,” katanya.
Alternatif lain, balkon bisa dibuat dengan mengurangi ukuran kamar. Karena Rama tidak setuju, Abdi pun menciptakan jendela asimetris di sudut kamar. ”Itu adalah implementasi elemen balkonnya,” ujar Abdi.
Lalu, dinding bata ringan yang telanjur dipasang dijadikan lebih artistik. Caranya, memotong bata ringan berbentuk persegi sehingga membentuk seperti pori-pori dinding. Potongannya bukan sekadar kotak, tetapi dibuat miring ke dalam. Tujuannya, cahaya matahari yang masuk bisa dibelokkan.
Photo
(ANGGER BONDAN/JAWA POS)
”Kalau cahayanya direct, kamar jadi overheat. Nah, karena sudah dibelokkan tadi, kamar bisa dapat ambience cahayanya saja,” terang Abdi.
Lalu, beralih ke kamar anak tepat di samping kamar utama. Kamar anak memiliki balkon utuh. Dilengkapi pula dengan railing yang batasnya hanya sampai jendela, tidak menyatu dengan fasad kamar utama. Abdi lantas mendesain kanopi beton berbentuk geometri sebagai peneduh balkon. ”Bentuk geometri itu kontras dengan segitiga di sampingnya, yaitu kamar utama,” ungkapnya.
Konsep industrial dipilih. Karena itulah, dinding semen aci dibiarkan terekspos tanpa cat seperti pada dinding fasad kamar anak. Begitu pula dinding dan lantai interior yang sengaja dibuat berwarna abu-abu agar terkesan unfinished.
Kemudian, dipadukan dengan warna-warna monokrom seperti putih dan hitam. Lalu, agar tidak terkesan monoton, motif dan warna kayu juga diaplikasikan di beberapa elemen. Contohnya, tangga.
Photo
(ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Dinding depan rumah itu awalnya polos. Abdi lantas menambahkan tekstur dan warna dengan pengaplikasian batu bata yang dibiarkan telanjang, mengekspos warna terakota yang natural.
DINDING ROSTER
Photo
(ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Dalam rancangan awal, roster di bagian paling depan rumah digambarkan berwarna terakota. Namun, ternyata sulit menemukan material tersebut. Sebagai gantinya, roster abu-abu diterapkan di sana. Lalu, disusun dengan pola miring yang terkesan acak.
KANOPI DAN PAGAR ”RINGAN”
(ANGGER BONDAN/JAWA POS)
(ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Abdi enggan mengaplikasikan kanopi beton di atas garasi rumah tersebut agar tidak terkesan bulky. Sebagai gantinya, dia memilih material UPVC yang terkesan lebih ringan. Juga, mampu meredam sinar matahari. Pagar menggunakan material expanded metal sheet.
TAMAN KERING
Cukup banyaknya ular di sekitar menjadi alasan utama Abdi tidak membuat taman berumput. Sebagai gantinya, tanah taman ditutup dengan kerikil. Dijadikan taman kering yang juga berfungsi sebagai area resapan air hujan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bill Gates Puji AI Meta Milik Zuckerberg, Muse Dinilai Mampu Mengubah Cara Orang Bekerja
Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme, Indonesia Pimpin CTIF Council
Prediksi Skor Persib Bandung vs Melbourne Victory: Maung Bandung Menang di Si Jalak Harupat
Prediksi Skor Parma vs Udinese: I Gialloblù Bidik Kemenangan demi Keluar Zona Degradasi
Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A: 6 Kekalahan Beruntun Jadi Ancaman Serius Tim Tamu
Sadisnya Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling
Prediksi Skor RANS Nusantara FC vs Kendal Tornado FC, Duel Ketat Tim Papan Atas Championship
Prediksi Skor Adelaide United vs Lion City Sailors: Duel Perebutan Posisi Puncak Grup F ACL Two
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Chelsea: Joao Pedro Absen, Siap Andalkan Danny Welbeck
Tatap dan Peluk Dwi Bagus, Tangis Istri Sah Pecah saat Olah TKP Kasus Pembunuhan di Rumahnya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022