Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Ilham Safutra
Minggu, 22 Agustus 2021 | 22.22 WIB

Jendela Asimetris ”Pengganti” Balkon

(ANGGER BONDAN/JAWA POS) - Image

(ANGGER BONDAN/JAWA POS)

Merenovasi rumah bisa dibilang lebih tricky daripada membangun sejak nol. Itulah yang dirasakan Abdi Manaf, arsitek asal Surabaya, dalam proyek Ramalooman Residence di kawasan Sidoarjo.

---

AWALNYA, rumah milik Rama Dhanikusuma itu telah memiliki kerangka dasar dengan kondisi pengerjaan sekitar 30–40 persen. Merasa kurang sreg, Rama meminta Abdi untuk merenovasi rumahnya. Kondisi kerangka dasar yang sudah terbentuk menjadi tantangan utama bagi Abdi. ”Bentuk bangunan belum jelas seperti apa, tapi sudah ada masterplan yang membentuk kerangka dasarnya,” kata Abdi pada Jumat (20/8).

Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu mencoba memberi gagasan agar karakter desain rumah tersebut lebih diperkuat. Sementara itu, poin yang ingin ditekankan Rama adalah masalah ruang. Karena itu, Abdi memulai pergerakan bidangnya melalui kamar utama di lantai 2. Di sanalah tempat Abdi kali pertama mengeksplorasi bagunan tersebut.

Di kamar itu sudah terbangun dinding bata ringan, tetapi belum memiliki atap. Rama berkeinginan membuat balkon di kamar tersebut. Namun, kendalanya adalah terdapat struktur kantilever atau struktur gantung di bagian depannya. ”Saya enggak bisa menambah elemen dengan beban berat di situ. Kalau maju lagi, bisa ambrol,” katanya.

Alternatif lain, balkon bisa dibuat dengan mengurangi ukuran kamar. Karena Rama tidak setuju, Abdi pun menciptakan jendela asimetris di sudut kamar. ”Itu adalah implementasi elemen balkonnya,” ujar Abdi.

Lalu, dinding bata ringan yang telanjur dipasang dijadikan lebih artistik. Caranya, memotong bata ringan berbentuk persegi sehingga membentuk seperti pori-pori dinding. Potongannya bukan sekadar kotak, tetapi dibuat miring ke dalam. Tujuannya, cahaya matahari yang masuk bisa dibelokkan.

Photo

(ANGGER BONDAN/JAWA POS)

”Kalau cahayanya direct, kamar jadi overheat. Nah, karena sudah dibelokkan tadi, kamar bisa dapat ambience cahayanya saja,” terang Abdi.

Lalu, beralih ke kamar anak tepat di samping kamar utama. Kamar anak memiliki balkon utuh. Dilengkapi pula dengan railing yang batasnya hanya sampai jendela, tidak menyatu dengan fasad kamar utama. Abdi lantas mendesain kanopi beton berbentuk geometri sebagai peneduh balkon. ”Bentuk geometri itu kontras dengan segitiga di sampingnya, yaitu kamar utama,” ungkapnya.

Konsep industrial dipilih. Karena itulah, dinding semen aci dibiarkan terekspos tanpa cat seperti pada dinding fasad kamar anak. Begitu pula dinding dan lantai interior yang sengaja dibuat berwarna abu-abu agar terkesan unfinished.

Kemudian, dipadukan dengan warna-warna monokrom seperti putih dan hitam. Lalu, agar tidak terkesan monoton, motif dan warna kayu juga diaplikasikan di beberapa elemen. Contohnya, tangga.




 

ELEMEN PENGUAT INDUSTRIAL

PERKAYA TEKSTUR

Photo

(ANGGER BONDAN/JAWA POS)

Dinding depan rumah itu awalnya polos. Abdi lantas menambahkan tekstur dan warna dengan pengaplikasian batu bata yang dibiarkan telanjang, mengekspos warna terakota yang natural.

DINDING ROSTER

Photo

(ANGGER BONDAN/JAWA POS)

Dalam rancangan awal, roster di bagian paling depan rumah digambarkan berwarna terakota. Namun, ternyata sulit menemukan material tersebut. Sebagai gantinya, roster abu-abu diterapkan di sana. Lalu, disusun dengan pola miring yang terkesan acak.

KANOPI DAN PAGAR ”RINGAN”

(ANGGER BONDAN/JAWA POS)

(ANGGER BONDAN/JAWA POS)

Abdi enggan mengaplikasikan kanopi beton di atas garasi rumah tersebut agar tidak terkesan bulky. Sebagai gantinya, dia memilih material UPVC yang terkesan lebih ringan. Juga, mampu meredam sinar matahari. Pagar menggunakan material expanded metal sheet.

TAMAN KERING

Cukup banyaknya ular di sekitar menjadi alasan utama Abdi tidak membuat taman berumput. Sebagai gantinya, tanah taman ditutup dengan kerikil. Dijadikan taman kering yang juga berfungsi sebagai area resapan air hujan.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore