
Tampak Apple Store di Manhattan, New York.
JawaPos.com - Apple memberi sinyal bahwa tidak semua aplikasi akan bisa bertahan selamanya di App Store. Dalam pembaruan terbaru Pedoman Peninjauan Aplikasi (App Review Guidelines) yang diumumkan pekan ini, perusahaan menyatakan bahwa aplikasi dalam kategori yang sudah sangat umum berpotensi dihapus apabila tidak lagi diperbarui, ditingkatkan, atau gagal menarik minat pengguna.
Sebelumnya, aturan Apple hanya menegaskan bahwa aplikasi tiruan atau aplikasi yang masuk ke kategori yang sudah terlalu padat dapat ditolak.
Seperti dilansir dari TechCrunch, pada versi lama pedoman tersebut, Apple bahkan secara spesifik menyebut kategori seperti aplikasi kentut, sendawa, senter, ramalan, kencan, permainan minum, hingga Kama Sutra sebagai jenis aplikasi yang umumnya tidak diterima kecuali mampu menghadirkan pengalaman yang unik dan berkualitas tinggi.
Kini, ketentuan tersebut diperluas. Bersamaan dengan gelaran WWDC, Apple memperbarui bahasanya dengan mengingatkan pengembang agar tidak sekadar membuat variasi dari aplikasi populer atau kategori yang sudah mapan. Selain kategori yang sebelumnya disebutkan, Apple juga menyoroti aplikasi wallpaper, timer sederhana, dan efek suara.
Dalam pedoman baru itu, Apple menyatakan dapat menghapus aplikasi-aplikasi semacam ini dari App Store di masa mendatang jika tidak mengalami pembaruan, peningkatan kualitas, atau tidak mampu mempertahankan ketertarikan pengguna.
Menurut perusahaan, kategori-kategori tersebut sudah memiliki banyak pilihan di App Store sehingga aplikasi baru hanya akan diterima apabila menawarkan pengalaman yang jauh lebih baik atau berbeda secara signifikan.
Perubahan kebijakan ini sejalan dengan upaya Apple meningkatkan sistem penemuan aplikasi di App Store. Pada WWDC, perusahaan memperkenalkan berbagai fitur baru, termasuk rekomendasi aplikasi yang lebih personal serta alat pemasaran untuk membantu pengembang menjangkau pengguna dan mengembangkan bisnis mereka.
Dengan mengurangi jumlah aplikasi yang dianggap kurang berkualitas, Apple berharap pengguna lebih mudah menemukan aplikasi yang benar-benar bernilai.
Apple juga menilai aplikasi seperti permainan minum, Kama Sutra, serta aplikasi kentut dan sendawa sebagai contoh aplikasi yang minim kualitas dan inovasi. Perusahaan memperingatkan bahwa pengembang yang terus-menerus mengajukan aplikasi semacam itu berisiko kehilangan akses ke Program Pengembang Apple.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
